• Fri. Jul 24th, 2026

Wasekjen PBNU Menduga bahwa PKB mendalangi demonstrasi di Kantor PBNU.

ByAF

Aug 4, 2024
wasekjend PBNU

Jakarta ,intra62.com. Menurut Suleman Tanjung, Wasekjen (PBNU) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama , Partai Kebangkitan Bangsa mendalangi demonstrasi yang diadakan di depan Kantor PBNU pada Jumat (2/8).

Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, Suleman menyatakan, “Kami mendapatkan banyak bukti. Mereka ini memang digerakkan untuk menyerang PBNU.”

Salah satu bukti yang mereka kumpulkan adalah massa unjuk rasa yang datang dari Jalan Raden Saleh atau dari Kantor DPP PKB.

Selain itu, Muhammad Solihin adalah orang yang memimpin massa yang datang.

Hasil penelusuran yang dilakukan PBNU menunjukkan bahwa Solihin adalah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat . Dan pernah menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Indramayu.

Dia menyatakan bahwa PCNU Indramayu juga telah mengonfirmasi bahwa massa ini digerakkan oleh beberapa orang PKB dari Indramayu.

Dalam orasinya, massa yang disebut Aliansi Santri Gus Dur Menggugat menuntut Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf untuk keluar dari kepengurusan lembaga yang dipimpinnya.

Baca juga : DPP AWDI Balham Wadja SH Dukung Pansus Haji , PBNU Tidak perlu ; Kebakaran Jenggot

Muhammad Solihin, Koordinator Aliansi Santri Gus Dur Menggugat, menyatakan, “Karena Gus Yahya dalam hal ini sebagai ketum ketika Muktamar Lampung (pada 2021) yang mengonsolidasi ideologi perjuangan Gus Dur untuk memperbaiki Nahdlatul Ulama ke depan. Tetapi faktanya hari ini justru kontraproduktif, bahkan cenderung melanggar, menabrak hasil-hasil muktamar.”

Selain itu, Solihin menyatakan bahwa Gus Yahya harus mengundurkan diri karena dia diduga terlibat dalam politik praktis.

Dan sangat tidak menyenangkan untuk terlibat dalam masalah orang lain, rumah tangga orang lain, yang dia anggap tidak berpolitik praktis.  Tetapi sekarang wasekjen PBNU membentuk tim investigasi. Menurutnya, itu adalah pelanggaran yang sebenarnya dan harus diingat.

Massa aksi meminta Gus Yahya mundur dari jabatannya di PBNU. Mereka juga meminta Gus Ipul, Sekretaris Jenderal PBNU.

“Siapa pun ketua umum yang mengawal, menakhodai ini, dan bapak sekjen harus mundur karena tuntutannya melanggar muktamar,” katanya. (redx)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/