• Tue. May 26th, 2026

Profil Prihati Pujowaskito, Dirut Baru BPJS Kesehatan yang Pernah Menjabat sebagai Dokter Jenderal Bintang 2 dan Perwira Kopassus.

ByBunga Lestari

Feb 19, 2026

Jakarta, Intra62.com – Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan untuk periode 2026–2031. Pengangkatan ini dimulai pada 19 Februari 2026 dengan Keputusan Presiden Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan.

Profil Prihati Pujowaskito

Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, adalah seorang konsultan kardiologi intervensi dan spesialis jantung dan pembuluh darah.Selama sebagian besar kariernya, dia bekerja di kesehatan militer.

Pujowaskito belajar di sekolah dasar dan menengah di Madiun dan Sukoharjo sebelum memutuskan untuk berkonsentrasi di bidang kedokteran. Pada tahun 1994, ia lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Dia kemudian menyelesaikan kursus spesialisasi Jantung dan Pembuluh Darah di Universitas Airlangga (UNAIR) pada tahun 2007. Pujowaskito mempelajari manajemen dengan mendapatkan gelar Magister Manajemen Rumah Sakit (MMRS) pada 2015 dan Doktor Hukum Kesehatan pada 2021.

Pada tahun 1990, dia memulai karier militernya dengan menjadi Sepa PK TNI. Ia adalah dokter di satuan elit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) selama sepuluh tahun pertama, dari 1990 hingga 2000.

Ia banyak menghabiskan kariernya di rumah sakit militer setelah bertugas di lapangan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Jantung di RS Dustira Cimahi dan RSPAD Gatot Soebroto. Kariernya terus berkembang hingga dia ditunjuk sebagai Direktur Pengawasan Medik (Dirjangmed) RSPAD Gatot Soebroto dari 2021 hingga 2023.

Sebelum ditunjuk sebagai Dirut BPJS Kesehatan, dia sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Pertahanan (Unhan) dari tahun 2023 hingga 2025. Dia resmi purna tugas dari TNI pada Februari 2025.

Baca Juga : DPR meminta BPJS Kesehatan Secara Aktif Memberikan Informasi Tentang Penonaktifan Peserta.

Baca Juga : Di Jakarta, Lebih dari 270 Ribu Peserta PBI BPJS Masih Menerima Layanan.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/