Jakarta, Intra62.com –
Usai dilantik di Jakarta, Sabtu (14/2), pengurus baru Indonesian Association of British Alumni (IABA) menekankan pentingnya meningkatkan kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan Inggris.
Dalam siaran persnya pada hari Ahad, Triono Junoasmono, Ketua Umum IABA terpilih, menyatakan bahwa alumni perguruan tinggi Inggris diharapkan berkontribusi pada kerja sama akademik, penelitian, dan inovasi antara kedua negara.
Sejumlah pejabat, termasuk Kepala Staf Kepresidenan M Qodari, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, menghadiri pelantikan pengurus baru IABA untuk periode 2025–2029.
Pada acara pelantikan, Qodari, yang juga alumni Universitas Essex, mengatakan bahwa alumni Inggris harus bekerja sama untuk memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan nasional, termasuk memperkuat kerja sama pendidikan.
Ia setuju dengan pesan Ketua Umum Triono bahwa alumni Inggris harus bersatu dan bekerja sama untuk memberi dampak bagi bangsa.
Namun, Menteri Pendidikan Brian Yuliarto menyatakan bahwa alumni dari Inggris memiliki pengalaman global, keunggulan akademik, dan jejaring internasional yang dapat meningkatkan kemitraan perguruan tinggi di kedua negara.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antar-perguruan tinggi di Indonesia dan Inggris harus didukung oleh semua pihak.
Sekitar 140 pengurus alumni dari berbagai universitas di Inggris juga hadir di pelantikan tersebut.
IABA berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai organisasi alumni dan lembaga pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Baca Juga : Pemberdayaan Masyarakat Desa Diperluas Melalui Kolaborasi Kemendes Dengan BRI.
Baca Juga : Menteri LH Berkolaborasi Dengan Muslimat Nahdlatul Ulama Mewujudkan Indonesia Bersih.
(Red).
