• Fri. May 8th, 2026

Pemerintah Mempekerjakan Harvard Meningkatkan Pendidikan Kedokteran Tanah Air

ByBunga Lestari

May 8, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kerja sama internasionalnya dengan Harvard Medical School di Amerika Serikat dalam bidang pendidikan kedokteran, penelitian kesehatan, dan pengembangan layanan kesehatan primer berbasis komunitas.

Di Jakarta, Jumat, Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), mengapresiasi komitmen Harvard Medical School untuk membangun kemitraan bersama dengan institusi di Indonesia.

“Kami sangat senang menerima delegasi dari Harvard Medical School hari ini dan berharap kolaborasi ini dapat berkembang melalui berbagai program bersama, mulai dari pertukaran akademik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga riset bersama yang berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Mendiktisaintek menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk melakukan penelitian kesehatan, terutama tentang penyakit tropis dan meningkatkan layanan kesehatan dasar.

Ia berpendapat bahwa kolaborasi global sangat penting untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Diharapkan kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dan lembaga internasional seperti Harvard Medical School akan memungkinkan inovasi dan meningkatkan pendidikan kedokteran di Indonesia.

David Golan dari Harvard Medical School’s Dean for Research Initiatives and Global Programs menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan layanan kesehatan primer global berbasis komunitas dalam pertemuan tersebut.

Layanan kesehatan tidak hanya terpusat di kota besar atau rumah sakit besar, seperti yang diharapkan oleh model kolaborasi ini.

Golan juga menyatakan keterbukaan untuk mendukung program pertukaran siswa, akademisi, dan peneliti dari Indonesia melalui berbagai program pendidikan, kolaboratif, dan pelatihan.

David Golan menyatakan, “Harvard Medical School menyambut akademisi, mahasiswa, dan peneliti dari berbagai negara untuk mengikuti pelatihan serta pertukaran di bidang pendidikan dan riset. Kami meyakini program kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua pihak.”

Diketahui bahwa selain mengembangkan “penelitian bersama” dan pertukaran akademik, kedua pihak juga berbicara tentang penguatan kapasitas peneliti, pembuatan publikasi ilmiah bersama, “workshop” akademik, dan pengembangan model layanan kesehatan primer yang lebih dekat dengan komunitas.

Selain itu, kedua pihak menegaskan bahwa riset berbasis data sangat penting untuk pengembangan sumber daya manusia kesehatan di Indonesia, yang mencakup peningkatan pendidikan dokter dan tenaga kesehatan primer yang lebih sesuai dengan tuntutan masyarakat.

Semangat Diktisaintek Berdampak mendorong pendidikan tinggi, sains, dan teknologi untuk memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi ini sejalan dengan semangat ini.

Baca Juga : Pemerintah Diminta Membentuk Tim, Menyelidiki Kematian Dokter Magang.

Baca Juga : Pemerintah Membebaskan Bea Impor Bahan Plastik.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/