Jakarta, Intra62.com – USK berkomitmen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis pengetahuan dan kearifan lokal.
Solusi holistik diperlukan untuk masalah ketimpangan sosial, perubahan iklim, dan urbanisasi cepat. Di Banda Aceh, Selasa, Prof Marwan, Rektor USK, menyatakan bahwa teknologi saja tidak cukup.
Di Aula Landmark BSI di Banda Aceh, pernyataan itu disampaikan di International Conference on Sustainable and Harmonious Architecture, Planning, and Environment (I-SHAPE 2025).
Ia mengatakan bahwa tujuan USK adalah untuk memadukan inovasi dengan nilai-nilai budaya dan partisipasi masyarakat agar pembangunan kota dapat dilakukan dengan cara yang manusiawi dan berkelanjutan.
Setelah tsunami 2004, Aceh memiliki potensi yang kuat untuk bertahan, kata rektor. Kearifan lokal dan kebiasaan Aceh yang menekankan keseimbangan antara manusia, alam, dan lingkungan membuat kota ini tangguh dan harmonis.
“Sebagai wujud kontribusi nyata USK terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global, hasil konferensi ini akan diterbitkan dalam prosiding dan jurnal terindeks Scopus serta jurnal nasional terindeks.
Bringing Local Wisdom, Technology, and Sustainability in Architecture and Urban-Regional Planning for Resilient Environments adalah tema konferensi internasional.
Dr. Evalina, Ketua Komite Pelaksana, mengatakan I-SHAPE 2025 diikuti oleh sekitar 121 peserta yang mengirimkan abstrak; 90 peserta melakukan presentasi, 40% di luar dan 60% di internet.
Peserta berasal dari Malaysia, Inggris, Kanada, Australia, Jerman, dan Oman.
Menurutnya, penyelenggaraan I-SHAPE 2025 bertujuan untuk menyebarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para peneliti USK dan sekaligus menjadi platform untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman antara akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara.
“Kami ingin melihat sejauh mana kemajuan ilmu pengetahuan di bidang arsitektur dan perencanaan dalam menangani masalah global seperti perubahan iklim dan kebencanaan, yang juga sangat relevan dengan kondisi kota kita di Banda Aceh,” katanya.
Baca Juga : Ketua KPK Menyatakan Pemanggilan Saksi Dalam Kasus Whoosh Masih Dalam Proses Pemeriksaan.
( Red ).
