• Fri. Apr 12th, 2024

    INTRA62.COM

    Berita Nusantara Milik Bersama

    Natal Dan Tahun Baru, Polda Jateng Terjunkan Belasan Ribu Personil Gabungan Amankan Nataru

    ByASD

    Dec 23, 2022
    Potret persiapan Polda Jateng Jelang Natal dan Tahun Baru 2022-2023

    Intra62.com, Semarang – Kepolisian Daerah Jawa Tengah menggelar Operasi Lilin Candi 2022 yang akan dilaksanakan selama 11 hari jelang Natal dan Tahun Baru 2022-2023.

    Sejumlah 17.613 personel gabungan dilibatkan. Para personil tersebut dikerahkan untuk melakukan pengamanan selama liburan, Natal dan pergantian tahun baru (Nataru).

    Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan, pelibatan belasan ribu personel itu dilakukan untuk menjamin kondusivitas Jawa Tengah selama episode tutup tahun tersebut

    “Jadi 17 ribu personil, hari ini kita geser di seluruh Pospam yang jumlahnya hampir 283 pos, (terdiri) pospam posyan dan pos terpadu,” ungkapnya usai menggelar apel gelar pasukan persiapan pengamanan di Mapolda Jateng, Kamis (22/12/2022).

    Belasan ribuan personil tersebut, terdiri dari anggota Polda Jateng sebanyak 11.298 orang, unsur TNI 1.245 personil dan instansi terkait 5.070 personil.

    Sejumlah pos juga disiapkan, terdiri dari 12 pos terpadu, 52 pos pelayanan dan 219 pos pengamanan.

    “Pengamanan diantaranya jalur, mulai jalur tol pantura, jalur pantura, jalur tengah, jalur pantai selatan. Disamping itu ada beberapa obyek pengamanan diantaranya adalah gereja di seluruh Jawa Tengah,” kata Kapolda

    Baca juga : Volume Kendaraan Jalur Puncak Bogor, Terus Meningkat

    “Pengamanan ini dilakukan dalam rangka memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan ibadah Natal, termasuk pergantian tahun dan liburan,” sambungnya.

    Potret persiapan Polda Jateng Jelang Nataru 2023
    Potret persiapan Polda Jateng Jelang Nataru 2023 (intra62.com/DA)

    Kapolda menyebutkan, wilayah jawa Tengah merupakan tujuan mudik terkait liburan dan Nataru. Diprediksi ada 8,7 juta masyarakat yang akan bergeser ke wilayah Jateng. Meski demikian, kepolisian telah membuat langkah-langkah lebih jauh manakala terjadi kepadatan arus lalulintas.

    “Direktorat Lalulintas kita sudah koordinasi dengan direktorat lain lainnya atau nanti kita siapkan contraflow, kalau perlu one way dan sebagainya. Itu cara bertindak terakhir manakala terjadi trouble spot maupun black spot,” tegasnya.

    Kapolda menegaskan, juga telah membentuk tim urai dari berbagai kesatuan, mulai Direktorat Lalulintas, Sabhara, hingga Brimob.

    Dijelaskannya, tim urai akan bergerak dengan menggunakan kendaraan roda dua untuk melakukan penanganan situasi secara cepat dan tuntas

    “Jadi kita lebih efektif menggunakan roda dua. Termasuk Striking Force Brimob pun pakai kendaraan roda dua. Itu bagian dari tim urai. Jadi untuk jaminan keamanan tidak hanya untuk menciptakan efek deterren kepada pelaku kejahatan, tetapi kita juga fungsikan untuk mengurai jalur,” tandasnya.

    Terkait ancaman teror selama periode Nataru, Kapolda meminta masyarakat tidak khawatir. Dirinya telah memerintahkan jajaran untuk memperkuat deteksi dini sehingga kejadian seperti di Astana Anyar Jawa Barat, tidak terulang.

    “Sudah dilakukan koordinasi dengan Densus 88 dan BNPT. Langkah-langkah juga sudah dilakukan. Polda Jateng menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melaksanakan mudik, merayakan natal maupun libur tahun baru,” pungkasnya. (red)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *