Jakarta, Intra62.com – Untuk menyelidiki kebakaran di menara scrubber PT Sulawesi Nickel Cobalt (SLNC) di kawasan industri PT Indonesia Morowalai Industrial Park (IMIP), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akan mengirim tim.
Setelah menandatangani nota kesepahaman di Kementerian ESDM, Bahlil menyatakan, “Siang ini saya meminta tim dari Minerba (Mineral and Steel) untuk mengirimkan tim ke lokasi”.
Pemerintah akan mengambil tindakan untuk mencegah kecelakaan kerja terjadi lagi setelah tim evaluasi dari Kementerian ESDM selesai.
“Nanti kami lihat hasil laporan lapangan,” kata Bahlil.
Kepolisian Resor Morowali, Sulawesi Tengah, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas kebakaran menara scrubber PT Sulawesi Nickel Cobalt (SLNC) di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) pada Minggu (12/10).
Di fasilitas PT SLNC di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), terjadi kebakaran pada cerobong uap yang mengandung campuran asam dan nikel sekitar pukul 08.50 WITA.
Setelah menerima laporan, Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain segera mengirim tim ke lokasi untuk melakukan olah TKP, memasang safety line, melakukan wawancara dengan saksi, dan berkomunikasi dengan PT IMIP, pemilik kawasan industri.
Diduga bahwa kebakaran terjadi karena aktivitas pengelasan yang terjadi di cerobong. Api mengenai terpal yang menutupi tangki fiberglass di bawahnya, menyebabkan kebakaran.
“Penyidikan akan terus dilakukan oleh Polres Morowali dan hasilnya akan disampaikan kepada pimpinan dan masyarakat. ujar dia.
Kapolres berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pekerja untuk lebih berhati-hati saat berada di area industri.
Baca Juga : BPOM Mengembangkan Fitofarmaka Untuk Mengurangi Impor Bahan Baku Obat.
Baca Juga :BPKP Bekerja Sama Dengan Kementerian Keuangan.
( Red ).
