Jakarta, Intra62.com – Kantor berita Tasnim dan Fars mengumumkan kematian Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. Tetap saja, tidak ada detail kematiannya yang diumumkan.
Setelah kematian Khamenei, Iran mendeklarasikan masa berkabung selama empat puluh hari dan hari libur nasional selama tujuh hari.
Sebelum ini, seperti dikutip oleh The New York Times, gambar satelit dari Airbus Defence and Space menunjukkan bahwa bangunan utama di kompleks tersebut hancur sepenuhnya setelah serangan yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat pada hari Sabtu, 28 Februari 2026.
Beit-e Rahbari telah lama dikenal sebagai tempat tinggal pemimpin tertinggi dan tempat strategis untuk menjamu pejabat tinggi Iran.
Berdasarkan foto udara tersebut, struktur bangunan yang menjadi kediaman langsung Khamenei beserta perimeter keamanan di sekitarnya tampak telah rata dengan tanah.
Menurut analisis para ahli, pola kawah dan efek ledakan yang terlihat terkait dengan penggunaan amunisi penghancur bunker.
Senjata jenis ini dibuat dengan cara khusus untuk menembus lapisan beton bangunan dan menghancurkan fasilitas bawah tanah yang dibangun dengan lebih baik.
(Red).
