• Sun. Mar 15th, 2026

Kementerian ESDM Merencanakan Membangun 110 Blok Minyak Hingga 2026.

ByBunga Lestari

Feb 6, 2026

Jakarta, Intra62.c0m –

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berniat membangun 110 wilayah kerja (WK) atau blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2026. Mereka juga berniat mencapai target produksi minyak bumi 1 juta barel pada 2029.

Dalam pertemuan Jumat di Kantor Kementerian ESDM di Jakarta, Wakil Menteri ESDM Yuliot menyatakan, “Jadi, tahun ini kami menawarkan 110 WK.”

Angka ini lebih besar dari jumlah blok migas yang dijanjikan Kementerian ESDM untuk dibangun pada tahun 2025, yaitu 75 blok.

Yuliot menyatakan bahwa anggota IPA ingin meningkatkan eksplorasi dan produksi minyak Indonesia.

Yuliot juga berbicara tentang hal-hal yang perlu dilakukan industri migas untuk membantu meningkatkan produksi minyak Indonesia, termasuk tantangan yang dihadapi oleh anggota IPA.

“Tadi saya bertemu dengan Asosiasi Petroleum Indonesia, yang akan menargetkan produksi sekitar 900 ribu hingga 1 juta barel pada tahun 2029. Yuliot berkata, “Kami membahas beberapa masalah tadi, seperti kebutuhan industri dan hambatan.”

Sebelumnya, Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, menyatakan bahwa akan ada peningkatan signifikan dalam jumlah blok migas yang dilelang, dari 75 blok pada tahun 2025 menjadi 110 blok.

Laode menyatakan bahwa dari sejumlah blok migas yang telah dilelang, setiap blok menarik perhatian dan penawaran dari calon investor.

Laode menyatakan, “Jadi, artinya kita kecepatan menarik investasinya cukup tinggi.”

Dengan melakukan pembenahan pengelolaan usaha migas, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mendukung operasi hulu migas di tanah air.

Pemerintah telah melakukan pembenahan, seperti meningkatkan porsi bagi hasil untuk Kontraktor, memberikan 10% FTP (First Tranche Petroleum), memberikan nilai minimum Signature Bonus berdasarkan risiko, dan memberikan fleksibilitas dalam memilih skema kontrak baik untuk pemulihan biaya maupun pembagian besar.

Selanjutnya, harga sepenuhnya DMO, tidak ada kewajiban untuk mengembalikan barang dalam tiga tahun pertama komitmen, dan kemudahan akses data melalui keanggotaan Migas Data Repository.

Baca Juga : Kondisi Venezuela, ESDM Meningkatkan Produksi Minyak Nasional.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/