Pekanbaru ,Intra62.com . Kapolda Riau dan Kapolresta Pekanbaru Diduga Kompak Tutup Mata kembali Operasi Judi Gelper . Hal ini diwartakan oleh press release dari ketua DPW Asosiasi Pewarta Pers Indonesia.
Setelah arena judi gelanggang permainan (Gelper) di Kota Pekanbaru kembali beroperasi secara bebas. Kinerja Kapolda Provinsi Riau, Irjen Pol Muhammad Iqbal, dan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jaki, menjadi subjek kritik. Seolah-olah pemilik Gelper ini “kebal hukum”.
Namun, Kapolri Jenderal Polisi Listio Sigit Prabowo dengan jelas menyatakan, “segala jenis judi baik judi online, darat, udara, dan apapun itu jenisnya harus dibrantas”. Kapolri juga meminta agar masyarakat melaporkan praktek perjudian.
Dan pihaknya menjamin akan dilakukan tindakan tegas sebagai bagian dari komitmennya untuk memberantas perjudian. Namun, pertanyaannya sekarang adalah apakah penegak hukum Riau tidak mengetahui bahwa judi Gelper telah kembali beroperasi, khususnya di Pekanbaru?
Teringkas, “Dari hasil tim investigasi kami menduga, jika judi Gelper di Kota Pekanbaru dikuasai para cukong dan memiliki dukungan kuat.” Ini dapat dibuktikan oleh fakta bahwa tahun lalu, setelah pembunuhan Brigadir J oleh Irjen Sambo dan penemuan kasus konsorsium 303, arena judi itu sempat dirazia dan ditutup oleh polisi, tetapi sekarang dapat dibuka kembali.
Baca juga : Dalam Setahun, Sebanyak 3.145 Orang Jadi Tersangka Judi Online
Dalam pernyataan pers yang dikeluarkan pada Selasa 7 April 2024 siang. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pewarta Pres Indonesia (DPW A-PPI) menyatakan bahwa perputaran uang di judi Gelper dapat mencapai ratusan miliar dalam setahun.
Akibatnya, Berti, Ketua DPW A-PPI Riau, berharap Kapolda Riau dan Kapolresta Pekanbaru dapat menunjukkan kepada masyarakat. Bahwa perang melawan judi di Provinsi Riau telah dimulai.
Waktu dekat akan surati Mabes Polri
Dalam waktu dekat Kita akan menyurati Mabes Polri terkait judi Gelper di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru. Kita akan melakukan koordinasi dengan DPP dijakarta untuk memudahkan komunikasi dengan Kapolri” ungkap Berti.
Selain itu, Berti juga berharap, agar PJ Wali Kota Pekanbaru, Muflhun dapat memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru untuk merazia lokasi Gelper.
Hal ini bertujuan agar tidak ada citra negatif di tengah-tengah masyarakat,.Terlebih Penjabat (PJ) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun yang kabar-kabar nya ingin maju sebagai Calon Walikota Pekanbaru
Inilah momennya, apakah Muflihun punya komitmen memberantas praktek judi dikota Bertuah ini” tegas Berti
