Jakarta , Intra62.com . – Iran Ancam Tutup jalur minyak Selat Hormuz bikin Jerman was – was . Pemerintah Jerman merasa khawatir tentang ancaman Iran untuk menutup Selat Hormuz. Karena jalur ini yang merupakan jalur perdagangan utama untuk pasokan minyak dan gas di seluruh dunia.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Christian Wagner, mengatakan kepada para jurnalis di Berlin. Kami tentu saja memandang ancaman yang disampaikan dengan keprihatinan besar.”
“Saya percaya bahwa apa yang telah disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Jerman dan para pemimpin negara E3 (Jerman, Prancis, Inggris) tetap berlaku. Semua pihak harus menahan diri dari tindakan yang bisa memperburuk situasi,” katanya.
Selain itu, Stefan Kornelius, juru bicara pemerintah Jerman, menyatakan bahwa Berlin “memantau situasi di Selat Hormuz dengan sangat cermat.”
Menurut pernyataan seorang anggota parlemen senior pada Minggu (23/6), parlemen Iran sebelumnya menyetujui rancangan undang-undang untuk menutup Selat Hormuz . Bagi lalu lintas angkatan laut setelah serangan udara AS terhadap tiga fasilitas nuklir Iran.
Anggota Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Mayor Jenderal Esmaeil Kowsari, mengatakan kepada media pemerintah Press TV . Bahwa parlemen telah sampai pada kesimpulan bahwa Selat Hormuz harus ditutup.
Kowsari menambahkan bahwa Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran—yang merupakan lembaga keamanan tertinggi di negara tersebut—memiliki keputusan akhir tentang masalah ini.
Sejak 13 Juni 2025, ketegangan antara Israel dan Iran meningkat. Ini terjadi ketika Israel melancarkan serangan tiba-tiba ke beberapa lokasi Iran. Termasuk fasilitas militer dan nuklir, yang memicu serangan balasan dari Iran.
Presiden AS Trump juga menyatakan bahwa serangan yang dilakukan Amerika Serikat pada Minggu (22/6) pagi merusak tiga situs nuklir utama Iran.
Baca juga : Tujuh Fakta Baru Tentang Perang Israel-Iran, Arab Kian Menyala ?
(Anisa-red)
