• Sun. Jul 14th, 2024

    Informasi Dari Korlantas Polri Sukabumi Untuk Pengguna Jalan Yang Melintas Jalur One Way

    Byratna

    Apr 27, 2023

    Sukabumi, Intra62.com – Informasi dari Korlantas Polri Sukabumi diberitahukan kepada para pemudik yang ingin melewati jalur satu arah. pengguna jalan harus tahu akan adanya info-info mengenai rambu, dan arahan petugas di lapangan.

    Presentasi bahwa pemberlakuan one way saat arus balik mudik lebaran dimulai dari arah Timur ke arah Barat (KM 414) tol Kalikangkung menuju KM 70 Cikampek. Brigjen Pol Aan Dirgakum Korlantas Polri 9 soal adanya perubahan lokasi jalur darurat supaya masyarakat bisa sampai ke rest area.

    “Untuk jalur utama, bahu jalan dan rest area tetap berada di sebelah kiri. Begitu pun dengan jalur darurat,” ujar Brigjen Pol Aan.

    Baca Juga:  Arus Balik Mudik Lebaran 2023, PT Jasa Marga (Persero) Akan Memberikan Potongan Harga Tarif Tol

    “Sementara itu untuk jalur one way, bahu jalan, jalur darurat dan rest area berada di sebelah kanan,” sambung Pol Aan.

    Informasi dari Korlantas Polri lainnya yakni untuk pintu keluar/exit tol pada jalur one way juga berbeda dengan jalur normal. Kalau biasanya jalur normal ada di sebelah kiri, untuk jalur one way exit tol kini berada di sebelah kanan.

    “Perubahan ini terjadi selama pelaksanaan satu arah,” terang Brigjen Pol Aan.

    Perubahan jalur di sebalah kanan khusus pada jalur yang direkayasa menjadi jalur one way demi mempermudah jalan pengguna jika ada kendala mendadak pada kendaraanya. “Sehingga mudah untuk segera dievakuasi dan untuk keselamatan, karena ada markanya garis khusus tidak terputus,” katanya.

    Kemacetan di jalan jalur Utara Sukabumi pada saat mudik lebaran 2023 dan arus balik menjadi goresan penting bagi pemerintah.

    Perjalanan yang seharusnya dari Jakarta menuju Sukabumi bisa ditempuh hanya dalam waktu 2 atau 3 jam saja. Kini bisa mencapai 8 sampai 10 jam jalur macet di jalur utara khususnya di Exit Tol Bocimi Seksi II Cigombong-Cibadak yang berada di Parungkuda.

    Memeperhatikan hal tersebut, pengamat kebijakan publik UF Center Ujang Fahpulwaton menyatakan, bahwa pembukaan tol bocimi Seksi II bukanlah pemecah masalah. Untuk mengurangi kemacetan di Jalur Utara Sukabumi, yang ada hanya menambah dan malah memindahkan kemacetan di jalur jalan Arteri sampai merepotkan warga.

    “Karena jalan tol dibuka Seksi II, Jalan Arteri Parungkuda jadi macet. masyarakat yang melakukan kegiatan rehabilitasi. Tadinya cuma 10 menit bisa 2 jam akibat terjebak macet, kan bingung. Solusinya, pemerintah pusat atau daerah harus menyegerakan pembangunan jalan alternatif yang sudah direncanakan. Seperti Jalan Alternatif Ciambar, dan jalan Alternatif Simpang Cikidang ke Kebonrandu Cibadak itu harus cepat dibangun tahun ini,” tegasnya. (merah)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    slot777

    slot

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/zeusslot/

    https://insankamilsidoarjo.sch.id/wp-content/slot-zeus/

    https://smpbhayangkari1sby.sch.id/wp-content/slot-zeus/

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

    https://lookahindonesia.com/wp-content/bonus-new-member/

    https://sd-mujahidin.sch.id/wp-content/depo25-bonus25/

    https://ponpesalkhairattanjungselor.sch.id/wp-content/mahjong-slot/

    https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/slot777/

    https://sdlabum.sch.id/wp-content/slot777/

    https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

    https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

    https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/