Jakarta, Intra62.com –
Sebagaimana dilaporkan oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Gunung Lewotobi laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi sebanyak enam kali dari Selasa malam hingga Rabu siang.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu, Plt. Kepala Badan Geologi Lana Saria menyatakan bahwa rangkaian erupsi tersebut digambarkan dengan tinggi kolom abu antara 300 meter dan 1.200 meter di atas puncak.
“Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat,” katanya. Erupsi terbaru terjadi pada pukul 13.53 Wita, dengan tinggi kolom abu sekitar 1.200 meter di atas puncak.
Menurut Badan Geologi, rangkaian erupsi dimulai pada Selasa (21/4) pukul 23.43 Wita dan berlanjut pada Rabu dini hari hingga siang hari. Erupsi terjadi pada pukul 03.30 Wita, 05.13 Wita, 08.12 Wita, 10.41 Wita, dan mencapai puncaknya pada pukul 13.53 Wita.
Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berada pada Status Level II (Waspada). Akibatnya, Badan Geologi menyarankan orang-orang dan wisatawan untuk menghindari aktivitas dalam radius empat kilometer dari pusat erupsi.
Lana juga mengimbau orang-orang untuk mewaspadai banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika hujan lebat. Ini terutama berlaku di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Dia menambahkan, “Masyarakat yang terdampak hujan abu diharapkan memakai masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.”
Selain itu, Badan Geologi meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat. Mereka juga meminta mereka untuk menghindari mempercayai informasi dengan sumber yang tidak jelas.
Pemerintah daerah diharapkan terus bekerja sama dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung untuk mendapatkan informasi terbaru tentang aktivitas gunung meletus.
Baca Juga : Kamis Pagi, Gunung Marapi Melemparkan Abu Vulkanik Setinggi 1,6 Kilometer.
Baca Juga : Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Jumat Pagi, Dengan Tinggi Letusan Mencapai 1 km.
(Red).
