Jakarta, Intra62.com –
Penggalian jalur pipa air menuju hunian sementara di SDN Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dilakukan dengan cepat oleh PT Hutama Karya.
Armen, Surveyor PT HK, mengatakan pada Kamis di Salawai Aia, Palembayan, Agam, “Kami mempercepat penggalian jalur pipa air menuju huntara di tepi jalan menggunakan ekskavator mini untuk memasukkan pipa HDPE (High-Density Polyethylene) agar tidak terganggu oleh pengendara dan tidak mengganggu aliran air.”
Dia menyatakan bahwa penyintas di huntara sangat membutuhkan air, dan untuk mencegah gangguan, sistem pengamanan pipa diperlukan.
Untuk pipa, galian dilakukan sejauh 1,9 km dari intek di Kayu Pasak ke huntara.
Sejak remis ditempati penyintas pada hari Sabtu (24/1), air telah mengalir menuju huntara. Menurutnya, penyintas sudah menikmati air bersih.
Dia berharap dalam beberapa hari ke depan pipa aliran air ke huntara itu akan terbenam di tanah sehingga tidak akan bocor dan memberikan pasokan air yang lancar.
Menurut salah seorang penyintas banjir bandang yang menempati huntara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak Salawai Aia, Palembayan, Agam, Sukri, air bersih sudah mengalir dengan baik di tempat tersebut.
Tidak ada hambatan untuk pasokan air ke huntara. Dia berkata, “Alhamdulillah, semuanya sudah lancar.”
Saat ini sebanyak 117 penyintas bencana banjir bandang di Salareh Aia telah menempati huntara. Selama enam hari mereka menempati huntara tidak ada menemukan kendala dalam pasokan air bersih.
Baca Juga : Di Pasuruan, Jawa Timur, Oknum TNI Mengancam Wartawan Terkait Berita Tentang Pengusaha BBM Solar Ilegal PT. Sri Karya Lintasindo (S K L).
Baca Juga : Kemdiktisaintek Mendorong Penciptaan Lima Hingga Enam Industri Baru Berbasis Teknologi.
(Red).
