• Wed. May 6th, 2026

Gagapri Berharap Dapat Berpartisipasi Dalam Proses Perumusan Kebijakan Tarif CHT.

ByBunga Lestari

Jan 15, 2026

Jakarta, Intra62.com – Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) berharap dapat berpartisipasi dalam diskusi tentang kebijakan tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang diusulkan oleh Menteri Keuangan.

Untuk mencari cara terbaik untuk memastikan kelangsungan usaha industri hasil tembakau (IHT) yang sah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana memasukkan bagian baru dalam sistem tarif cukai hasil tembakau (CHT), menurut Henry Najoan, Ketua Umum Gappri.

Dia mengatakan, “Kami berharap dapat terlibat dalam pembahasan rencana penambahan layer baru itu karena kondisi daya beli yang masih belum pulih dan struktur peredaran rokok ilegal yang semakin kuat.”

Menurutnya, di tengah tekanan kondisi daya beli masyarakat, keputusan ini membantu bisnis bertahan.

“Gappri berterima kasih atas kebijakan moratorium ini sebagai langkah positif yang memberikan ruang napas bagi IHT legal dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini,” katanya.

Sebagai bagian dari kelompok industri hasil tembakau nasional, Gappri meminta penurunan tarif CHT dan HJE untuk membuat perusahaan rokok ilegal semakin kompetitif.

Henry menegaskan bahwa penurunan tarif tersebut diharapkan dapat menghentikan peredaran rokok ilegal yang merugikan negara dan industri legal yang selama ini mematuhi undang-undang.

Selanjutnya, dia menyatakan bahwa izin produksi merek baru akan diberikan dengan kebijakan tarif yang lebih rendah dari yang ada saat ini.

Dia berharap ini akan membantu dalam beberapa tahun ke depan dalam memerangi rokok ilegal dan sebagai predator rokok ilegal.

Menurutnya, “Dengan demikian diharapkan pasar dapat kembali didominasi oleh produk legal.”

Dia menyatakan bahwa karena daya beli masyarakat yang rendah dan ketersediaan rokok ilegal yang murah, rokok ilegal secara alami akan menjadi predator bagi rokok legal.

Henry menyatakan, “Kami menginginkan kesamaan pandangan antara pemerintah dan pelaku usaha untuk membangun kebijakan yang berkeadilan sekaligus menjaga keberlangsungan lapangan kerja di sepanjang rantai pasokan industri hasil tembakau (IHT).”

Baca Juga : Kemdiktisaintek Mendorong Penciptaan Lima Hingga Enam Industri Baru Berbasis Teknologi.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/