Jakarta, Intra62.com – Panitia Musyawarah Nasional IV Perhimpunan Advokat Indonesia (Munas IV PERADI) mengumumkan bahwa empat tokoh balon untuk Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI akan berpartisipasi dalam pemilihan langsung Ketum PERADI yang akan diadakan pada tanggal 24 dan 25 April 2026 mendatang.
Ada empat tokoh kandidat yang telah menyatakan kesediaannya: Ahmad Fikri Assegaf, Wakil Ketua Umum DPN PERADI, Ketua DPC PERADI Jaksel B. Halomoan Sianturi, Imam Hidayat, dan Saor Siagian.
Ketua Panitia Munas IV PERADI, Ifdhal Kasim, menyatakan, “Mereka adalah advokat senior yang telah berkontribusi besar dalam pemajuan organisasi dan profesi advokat di Indonesia.”
Baca Juga : Ketua BPK Menegaskan Kesiapan untuk Pemanfaatan Kecerdasan Buatan
Sejak September 2025, penjaringan kandidat telah dimulai. Menurut Anggaran Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (AD/PRT) PERADI, nama-nama kandidat tersebut akan diusulkan dalam Rapat Anggota Cabang (RAC) khusus yang akan diadakan dari Januari hingga Februari 2026.
“Sistem ini merupakan wujud komitmen PERADI untuk menjaga transparansi, partisipasi, dan integritas dalam proses demokrasi organisasi,” kata Ifdhal. Dia juga menyatakan bahwa sistem One Member One Vote (OMOV) akan digunakan untuk pemilihan Ketua Umum PERADI kali ini.
Sampai Oktober 2025, 34,27% dari seluruh anggota PERADI telah mendaftar sebagai pemilih. Komite MUNAS IV meminta semua advokat untuk mendaftar segera untuk memanfaatkan hak suaranya.
Kami menghargai semangat para anggota yang mendaftar. Menurut Muhamad Daud Berueh, S.H., Sekretaris Panitia Munas IV PERADI, partisipasi ini menunjukkan tingginya kesadaran advokat terhadap pentingnya memilih pemimpin yang visioner dan berintegritas.
Daud menambahkan bahwa sebagai bagian dari proses verifikasi dan transparansi data pemilih sebelum penetapan daftar pemilih tetap (DPT), Panitia Munas IV akan mengumumkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di laman resmi munas.peradi.id pada 1 Desember 2025.
Menurutnya, “Setiap advokat memiliki suara yang menentukan arah masa depan organisasi. Kami mengajak semua anggota untuk berpartisipasi aktif dalam proses ini.”
( Red ).
