• Mon. Feb 9th, 2026

DOSS Megastore, Distributor dan Ritel Kamera Terbesar di tanah air, Targetkan penjualan Rp700 miliar

ByAF

Jun 22, 2025
DOSS Megastore, Distributor dan Ritel Kamera Terbesar di tanah air, Targetkan penjualan Rp700 miliar

Jakarta , Intra62.com . DOSS Megastore, distributor dan ritel kamera terbesar di Indonesia, menargetkan penjualan Rp700 miliar pada tahun 2025, naik 19,7% dari tahun sebelumnya.
Setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, Jumat (20/6/2025), Tahir Matulatan .  CEO PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS), mengatakan kepada wartawan, “Kami optimis penjualan kamera dan perangkat pendukungnya akan meningkat pesat tahun ini . Karena terjadi ledakan pengguna konten digital serta meningkatnya kebutuhan akan visual berkualitas.”

Megastore  DOSS adalah toko yang berbasis komunitas yang menjual dan mendistribusikan kamera, perangkat kreatif, dan layanan pendukung.

DOSS, yang didirikan pada tahun 2006, telah berkembang dari sebuah toko kamera menjadi jaringan ritel omni channel yang memiliki sebelas outlet di enam kota besar .

Dan lebih dari 99.000 pelanggan. DOSS kini mengembangkan ekosistem 360 yang mencakup produk dan layanan. Ekosistem ini mencakup studio produksi (DOSS Studio), sekolah film (B Film School), layanan pendidikan, CamKlinik, dan tempat penjualan barang kreatif yang telah dibeli sebelumnya.

Tahir mengklaim bahwa kreator konten Indonesia sedang booming, dan dia memperkirakan akan ada lebih dari 8 juta kreator aktif pada tahun 2025. Dari pelajar hingga perusahaan besar, dari vlogger rumahan hingga rumah produksi film .

Semua membutuhkan akses ke perangkat, pengetahuan, dan komunitas. Banyak tayangan media sosial seperti Tiktok, Instagram, YouTube, X (sebelumnya Twitter), Facebook, Threads, dan lainnya memiliki konten kreator sebanyak itu.

Dia menyatakan bahwa DOSS telah hadir untuk menjawab kebutuhan ini melalui pendekatan terintegrasi .  Workshop, kolaborasi dengan 170+ KOL, hingga perdagangan langsung, yang saat ini digunakan oleh 6 dari 10 konsumen digital.
“Kami tidak hanya menjual kamera. Kami juga menjual potensi untuk menciptakan, bercerita, dan berbisnis di era digital,” kata Tahir.

DOSS Megastore

Dengan merek DOSS Megastore, perusahaan menegaskan posisinya sebagai ekosistem visual kreatif terdepan di Tanah Air, bukan sekadar toko kamera. Dengan pengalaman 18 tahun, DOSS membangun ekosistem visual kreatif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Sony, Canon, dan Fuji Film adalah merek kamera lensa yang sangat dicari oleh konsumen.

DOSS sebelumnya meresmikan pembukaan DOSS Megastore di Ratu Plaza, sebuah landmark baru dalam industri fotografi dan videografi. Toko terbaru DOSS ini, dengan luas 3.000 meter persegi dan lokasi yang strategis.  Dirancang untuk menjadi destinasi utama bagi fotografer, videografer, sinematografer, pehobi, pebisnis. Dan penggiat seni visual di Indonesia dan negara tetangga. Toko ini dikenal sebagai toko terluas di Asia Tenggara untuk peralatan kamera foto dan video serta aksesoris.

Doss Megastore, yang terletak di Lantai 1 Ratu Plaza Mall, adalah tempat yang ideal bagi para insan kreatif Indonesia untuk berkumpul untuk mendapatkan inspirasi, pengetahuan . Dan perlengkapan terbaik untuk mendukung pekerjaan mereka Kinerja Pada Kuartal Pertama.

Perusahaan DOSS resmi IPO pada Agustus 2024 dan mencatat pendapatan tahunan sebesar Rp 630,6 miliar. Sementara itu, penjualan perusahaan mencapai Rp 193 miliar pada kuartal I 2025 .

Naik 19,7% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 161 miliar. Net profit perusahaan mencapai Rp 5,4 miliar pada kuartal I, naik signifikan 49,3% dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3,6 miliar.

DOSS Buka Toko Baru

Dalam strategi 2025, DOSS akan membuka toko baru di Banjarmasin dan Semarang pada kuartal ketiga dan keempat tahun ini . Untuk memperluas cakupan fisik dan jaringan reseller.

Selain itu, perusahaan akan menggunakan sistem omni channel, yang menggabungkan pengalaman online dan offline. Hal ini  untuk mengintegrasikan data, layanan, dan logistik.

Selain itu, DOSS akan menawarkan acara pendidikan dan kreatif, seperti Photolympic dan festival film pendek. Selain itu, website akan diubah menjadi platform yang menggabungkan belanja, belajar, komunitas, dan aftersales.

Perusahaan bertujuan untuk menumbuhkan penjualan sebesar 11% dan menembus 33% pangsa pasar ritel kamera digital. DOSS ingin Indonesia menjadi pusat ekonomi visual Asia Tenggara. Tahir menyimpulkan, “Kami percaya industri ini bukan milik segelintir profesional saja.”

Baca juga : Investasi 1,4 triliun rupiah Xiaomi di pabrik Mobil Listrik Baru

(Anisa-red)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/