Jakarta , Intra62.com . Investasi 1,4 triliun rupiah Xiaomi di pabrik Mobil Listrik Baru . Komisi Perencanaan dan Sumber Daya Alam Kota Beijing mengumumkan bahwa Xiaomi telah membeli sebuah lahan industri di Kota Baru Yizhuang, Beijing. Yaitu dengan nilai sekitar 635 juta yuan (sekitar 1,4 triliun rupiah).
Menurut laman Car News China pada hari Sabtu, anak perusahaan Xiaomi Smart Technology, Xiaomi Jingxi Technology Co, Ltd., kini memiliki tanah tersebut.
Lokasi 485.100 meter persegi di blok YZ00-0606 dialokasikan untuk penggunaan industri dengan masa sewa 50 tahun. Lahan ini yang termasuk dalam kategori infrastruktur “enam koneksi dan satu leveling”. Dimaksudkan untuk membangun fasilitas yang berkonsentrasi pada pembuatan kendaraan energi baru (NEV) dan komponen terkait.
Para pengamat memperkirakan bahwa ini mungkin merupakan langkah ketiga dalam upaya Xiaomi untuk membuat kendaraan, mengikuti kemajuan sebelumnya terkait sedan listrik SU7.
Selain itu, unit bisnis otomotif Xiaomi telah memperluas operasinya dengan mendirikan anak perusahaan baru di Shanghai . Dengan modal terdaftar sebesar 1 juta yuan (sekitar Rp2,2 miliar). Perwakilan hukum Wang Zhensuo bertanggung jawab atas perusahaan ini.
Perusahaan baru ini beroperasi dengan penjualan kendaraan NEV dan konvensional, perantara kendaraan bekas. Dan penyewaan mobil penumpang mikro, menurut data pendaftaran.
Di antara aktivitas bisnis yang disetujui, bisnis ini juga menjual makanan, layanan agen komersial, papan nama transportasi, dan peralatan pengisian daya.
Layanan-layanan ini mungkin menunjukkan perluasan cakupan bisnis dalam penjualan kendaraan dan infrastruktur pendukung terkait.
Perusahaan ini sepenuhnya dimiliki oleh Xiaomi, menunjukkan kesinambungan strategi Xiaomi untuk mengembangkan bisnis otomotif dan layanan berorientasi pada layanan.
Xiaomi YU7 Resmi Diluncurkan
Setelah upaya sebelumnya untuk memperluas kehadirannya di industri otomotif di luar manufaktur. Pembentukan entitas baru Xiaomi ini merupakan lanjutan dari upaya sebelumnya.
Perkembangan Xiaomi di Beijing dan Shanghai baru-baru ini mencerminkan kemajuan dalam industri EV dan mobilitas pintar.
Perusahaan terus terlibat dalam proyek yang berorientasi pada produksi dan area bisnis yang berhubungan dengan layanan sebagai bagian dari strategi otomotifnya di China.
Lei Jun, CEO Xiaomi, mengumumkan di Weibo bahwa kendaraan perusahaan berikutnya, Xiaomi YU7. Segera akan diluncurkan secara resmi pada akhir Juni. Dilaporkan bahwa persiapan produksi massal sedang berlangsung, dan pengiriman diperkirakan akan dimulai pada bulan Juli.
Baca juga : Tujuh Fakta Baru Tentang Perang Israel-Iran, Arab Kian Menyala ?
(Anisa-red)
