Jakarta, Intr62.com – Untuk memudahkan transaksi pengguna, pemerintah Provinsi DKI dan PT MRT Jakarta menawarkan sistem pembayaran tiket yang menggunakan teknologi EMV Contactless atau kartu kredit nirkontak.
Pada hari ini, saya secara resmi meluncurkan sistem pembayaran tiket MRT Jakarta dengan kartu kredit nirkontak. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan peresmian kartu kredit nirkontak di Stasiun Bundaran HI Jakarta, Rabu. Dia berharap langkah ini semakin memperkuat layanan transportasi publik yang modern, inklusif, dan mendukung Jakarta menjadi kota global yang tangguh.
Yang pertama di Indonesia adalah kartu kredit dengan logo Visa dan Mastercard. Diharapkan keberadaannya akan menjadi model untuk pengembangan sistem pembayaran tambahan.
Diharapkan langkah-langkah ini akan membantu visi dan misi Jakarta untuk menjadi kota global yang mendunia dengan transportasi umum yang terintegrasi dan inklusif.
Pramono menyatakan bahwa, sebagai kota global, Jakarta harus sejajar dengan kota-kota seperti Singapura, Tokyo, Shanghai, New York, Kuala Lumpur, Hong Kong, Sydney, dan sebagainya.
Tahun 2024, ada 2,5 juta orang yang datang ke Jakarta, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Angka-angka ini dimaksudkan untuk memaksimalkan keuntungan dari kartu kredit nirkontak.
Sekarang, PT MRT Jakarta (Perseroda) menawarkan banyak cara untuk membayar tiket. Salah satunya adalah gantungan kunci digital, yang terhubung ke Allride, sebuah ekosistem gaya hidup, dengan kerja sama Tahilalats.
Selanjutnya, PT MRT Jakarta (Perseroda) meluncurkan layanan pembayaran tiket melalui e-wallet GoPay melalui aplikasi MyMRTJ.
( Red )
