• Wed. May 27th, 2026

Delapan PMI Bermasalah Yang Dideportasi Malaysia Diterima Oleh BP3MI Riau.

ByBunga Lestari

Jan 27, 2026

Jakarta, Intra62.com – Depot Tahanan Imigresen (DTI) Kemayan, Pahang, menerima delapan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah yang dideportasi dari Malaysia ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Riau.

Menurut Fanny Wahyu Kurniawan, kepala BP3MI Riau, para pekerja tiba di Pelabuhan Dumai pada Minggu (25/1) dengan kapal Indomal Dinasty. Setibanya di sana, mereka langsung menjalani pemeriksaan kelengkapan dokumen oleh petugas Imigrasi Kota Dumai dan pemeriksaan kesehatan awal oleh petugas Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan.

Fanny mengumumkan di Pekanbaru, Selasa, bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa satu PMI atas nama Sanusi, pria asal Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang diketahui mengidap penyakit jantung dan mengalami sesak napas. Namun, yang bersangkutan dinyatakan dalam kondisi stabil dan dapat dipulangkan ke daerah asalnya.

Kedelapan PMI bermasalah tersebut terdiri dari empat laki-laki dan perempuan, masing-masing dari Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Selanjutnya, BP3MI Riau dan P4MI Kota Dumai memberikan layanan, perlindungan, fasilitas, dan informasi kepada seluruh PMI bermasalah.

Fanny menjelaskan, “Kemudian para PMI kami bawa ke Rumah Ramah Pekerja Migran Indonesia di P4MI Kota Dumai untuk dilakukan pendataan lanjutan, pelayanan, dan fasilitasi sambil menunggu proses pemulangan ke daerah asal masing-masing.”

Selain itu, ia menyatakan bahwa P4MI Kota Dumai juga mengajarkan PMI tentang risiko bekerja ke luar negeri secara nonprosedural.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/