Jakarta, Intra62.com –
Meskipun harga minyak dunia menembus 118 dolar per barel, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berjanji bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Pertalite, tidak akan naik.
Saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin, Bahlil menyatakan bahwa dia berjanji bahwa tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi sampai hari raya.
Selain itu, Bahlil menegaskan bahwa pasokan BBM tetap dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode puasa dan Idul Fitri.
Akibatnya, ia meminta semua orang untuk tetap tenang dan tidak perlu “membeli panik”.
Bahlil menyatakan, “Pasokan enggak ada masalah. Untuk puasa dan Hari Raya Idul Fitri semuanya terjamin, nggak ada masalah.”
Menurut Sputnik, harga minyak mentah Brent mencapai 118 USD per barel untuk pertama kalinya sejak 17 Juni 2022.
Ekspansi perang AS-Israel melawan Iran menyebabkan kenaikan harga minyak global.
Sejak serangan besar-besaran yang dilakukan oleh AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, ketegangan di wilayah tersebut meningkat. Serangan tersebut sejauh ini menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, lebih dari 150 siswa sekolah, dan sejumlah pejabat militer senior.
Iran telah menanggapi dengan serangkaian serangan besar-besaran yang terus berlanjut yang menargetkan pangkalan AS, fasilitas diplomatik, dan personel militer di seluruh wilayah, serta sejumlah kota di Israel.
Pada hari Minggu (8/3), fasilitas penyimpanan minyak Iran di Teheran dan wilayah sekitarnya menjadi sasaran serangan udara yang dilakukan oleh AS dan Israel.
Depo Minyak Shahran adalah salah satu fasilitas penyimpanan yang rusak parah akibat serangan tersebut.
Baca Juga: Presiden menunjuk Menteri Bahlil sebagai Ketua Tim Transisi Energi.
Baca Juga : Di Istana Rabu sore, Prabowo memanggil Bahlil, Rosan, dan Menag.
(Red).
