• Wed. Feb 21st, 2024

    INTRA62.COM

    Berita Nusantara Milik Bersama

    Amalan Ibadah Bagi Perempuan Haid Agar Tetap Mendapat Pahala di Bulan Ramadhan

    ByNAS

    Mar 24, 2023
    Amalan Ibadah Bagi Perempuan Haid Agar Tetap Mendapat Pahala di Bulan Ramadhan

    Jakarta, Intra62.com – Bulan Ramadhan menjadi momen perbanyak beribadah. Perempuan yang sedang haid atau nifas memang mendapat batasan untuk menunaikan ibadah-ibadah tersebut. Namun, terdapat amalan ibadah bagi perempuan haid agar tetap mendapat pahala.

    Haid atau menstruasi menjadi fitrah bagi kaum perempuan. Haid merupakan siklus bulanan yang dialami oleh perempuan. Oleh karena itu, Perempuan yang sedang haid di bulan Ramadhan, tidak diperbolehkan untuk berpuasa, karena salah satu syarat sah puasa adalah bersih atau suci dari haid dan nifas.

    Meskipun tidak berpuasa, perempuan tidak mendapat dosa karena meninggalkan puasa Ramadhan, karena ini adalah bentuk ketaatan pada syariat Islam. Puasa akan batal ketika haid terjadi walaupun seorang perempuan sudah menahan lapar seharian hingga menjelang maghrib, hal ini terjadi karena siklus haid yang tidak menentu datangnya. Atas batalnya puasa ini, seorang perempuan harus mengganti qadha di luar bulan Ramadhan.

    Dalam kitab Taqrib menerangkan, ada delapan jenis ibadah yang dilarang bagi perempuan yang sedang haid atau nifas, yakni sholat, puasa, membaca Alquran, menyentuh dan membawa mushaf, masuk masjid, thawaf, jima’, dan bersenang-senang di sekitar organ kemaluan.

    Berikut amalan Ibadah bagi perempuan haid di bulan Ramadhan yang bisa dilakukan untuk tetap mendapat pahala dan syafaatnya:

    Baca Juga: Jadwal Imsakiyah 1444 H Ramadhan 2023 untuk DKI Jakarta

    Mencari Ilmu Yang Bermanfaat

    Foto wanita sedang berzikir (intra62.com/NA)

    Mencari ilmu menjadi hal yang disarankan bagi perempuan yang sedang mengalami masa haid atau nifas. Boleh dari mana saja, misalnya dengan membaca buku pengetahuan, buku kitab, atau melakukan bimbingan langsung kepada guru dengan cara mendatangi majelis ilmu.

    Mencari ilmu wajib bagi setiap muslim, manfaat yang didapat sangat besar bagi diri sendiri dan orang lain sehingga membuat kegiatan tersebut dikategorikan sebagai ibadah.

    Amalan Ibadah Bagi Perempuan Haid Dengan Perbanyak Berzikir

    Zikir perbuatan yang dianjurkan untuk siapa saja dan kapan saja. Rasulullah dalam hadits riwayat Imam Bukhari bersabda: “Perumpamaan antara orang yang zikir pada Tuhannya dan yang tidak, seperti antara orang yang hidup dan yang mati.”

    Jenis zikir sangat banyak, bisa berupa ucapa tasbih, tahmid, takbir, hauqalah, dan lain sebagainya. Aktif dalam majelis istighotsah, tahlilan, atau forum zikir lainnya karena itu termasuk bernilai ibadah.

    Berdoa Setiap Saat

    Berdoa menjadi pilihan ibadah yang mudah dan sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang haid atau nifas. Dalam sebuah hadits doa disebut sebagai mukhkhul ‘ibâdah (otak dari ibadah).

    Doa bisa dilafalkan dengan bahasa apa saja, kapan saja, dan oleh siapa saja, termasuk oleh perempuan yang sedang haid atau nifas. Doa mengandung ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah. Berdoa bisa juga disebut bermunajat.

    Melakukan Kegiatan Sosial

    Amalan yang diajurkan bagi perempuan saat sedang haid atau nifas di bulan Ramadhan yaitu dengan melakukan kegiatan sosial. Bisa berupa pergaulan secara baik, donor darah, menanam pohon, memberi makan kaum fakir, memudahkan urusan orang lain, mengajar, menyediakan buka puasa bagi anak-anak jalanan, dan lain sebagainya.

    Menjaga Kebersihan Amalan Ibadah Bagi Perempuan Yang Sedang Haid

    Amalan lainnya yang dianjurkan adalah menjaga kebersihan. Islam mengajarkan untuk selalu menjaga kebersihan dalam kondisi apapun. Sedang haid atau nifas, perempuan diwajibkan untuk menjaga kebersihan tubuhnya, misalnya dengan menyisir rambut, memotong kuku, dan mandi secara rutin. (red)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *