• Fri. Apr 12th, 2024

    INTRA62.COM

    Berita Nusantara Milik Bersama

    Aksi sandra pilot Susi Air masih berlangsung.

    ByAF

    Feb 28, 2023
    Aksi sandra pilot Susi Air masih berlangsung.

    Papua , Intra62.com . Aksi sandra masih berlangsung saat ini .Pilot Susi air ,Captain Philip Mark Mehrtens sudah 20 hari disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. Polisi mengaku upaya pembebasan terus dilakukan, namun komunikasi mereka dengan KKB kembali terputus.

    “Masih upaya pencarian pilot Susi Air. Upaya melalui negoisasi namun terputus komunikasi,” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo, saat dihubungi, Senin (27/2/2023).

    Kelompok separatis ini hanya bersedia membebaskan sang pilot . Jika permintaannya dipenuhi, yaitu barter dengan sejumlah senjata dan uang tebusan dari pemerintah. Permintaan ini tentu saja tidak rasional dan ditolak mentah-mentah oleh TNI-Polri. Hingga saat ini, upaya dalam membebaskan Pilot Susi Air tersebut masih dalam tahap negosiasi. Metode ini dikedepankan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa dari kedua belah pihak, termasuk dari masyarakat Papua itu sendiri.

    Cara-cara kekerasan dan penindakan dengan menggunakan senjata sudah sepatutnya menjadi pilihan terakhir . Dalam setiap konflik, TNI-Polri tentunya bersiap apabila langkah-langkah negosiasi ini gagal. Juru Bicara OPM juga menyebut bahwa kelompok mereka siap menghadapi TNI-Polri apabila hal-hal yang menjadi permintaan mereka tidak digubris pemerintah.

    Baca juga : Kapolres Metro Bekasi Kota Pimpin Apel Pengamanan Liga 1 Persija Menghadapi Barito Putra di Stadion Patriot Chandrabaga

    Aksi sandra pilot Susi Air, KKB tidak memiliki strategi

    Namun disadari atau tidak, penyanderaan pilot Susi Air yang dilakukan oleh TPNPB – OPM.  Justru menjadi bukti kuat bahwa kelompok ini tidak memiliki strategi yang matang untuk meraih tujuannya dan cenderung bergerak secara sporadis. Aksi penyanderaan ini seakan menjadi senjata makan tuan bila dikaitkan dengan salah satu tujuan politiknya dalam menarik dukungan lebih dari komunitas internasional. Mengapa demikian?

    Dukungan bagi gerakan-gerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) OPM ini sebenarnya tidak hanya berasal dari berbagai pihak di internal masyarakat. Dukungan juga datang dari dunia internasional atas dasar perlindungan hak asasi manusia bagi masyarakat Papua. Setidaknya, saat ini terdapat sembilan negara yang diketahui mendukung gerakan OPM, yaitu Selandia Baru, Inggris, Australia, Vanuatu, Tuvalu, Nauru, Kepulauan Solomon, Pulau Marshall, dan Republik Palau.

    Dua pekan sejak Kapten Philip disandera oleh OPM, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengonfirmasi bahwa pihak pemerintah Selandia Baru telah mengirimkan perwakilan ke Timika, Papua, untuk memantau perkembangan kondisi pilot Susi Air tersebut. Perwakilan tersebut terdiri atas tiga diplomat Selandia Baru, yaitu wakil Kepala Misi Diplomatik Selandia Baru untuk ASEAN Brendan Andrew Stanbury, serta Patrick John Fitzgibbon dan Alexander Mcsporran dari Kedutaan Besar Selandia Baru. Selain itu, mereka juga didampingi staf Kementerian Luar Negeri Dionisius Elvan Swasono dan Nicolas Hendrik Theodorus.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *