Jakarta, Intra62.com – Beberapa waktu terakhir, nama AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.H., dan M.M., menjadi perhatian publik. Bukan karena prestasinya dalam kepolisian, tetapi karena keberaniannya melontarkan kritik tajam terhadap Mayor Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet Merah Putih.
Kritik tersebut berasal dari unggahan Instagram @paskisanya19 yang menampilkan video Mayor Teddy yang bersikap acuh dan tidak sopan saat melewati sejumlah petinggi TNI, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI, seorang jenderal bintang empat.
Di unggahan itu, Netty juga menulis, “Sudah lupa daratan.” Komentar tersebut langsung menarik perhatian netizen, yang menganggap tindakan Mayor Teddy tidak masuk akal karena pangkat Panglima TNI setara dengan pangkat menteri dalam struktur negara.
Perwira berprestasi Netty bukan orang biasa di Polri. Pada 2018, dia adalah Kapolsek Sunda Kelapa, Kepulauan Seribu. Ia meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dengan predikat Cum Laude berkat kecerdasan dan prestasinya yang luar biasa.
Netty menerima penghargaan “Indonesia Women Excellence Award” dari Majalah Penghargaan Indonesia pada tahun 2021. Saat menerima penghargaan, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya dan memberikan penghargaan tersebut kepada Polri dengan harapan mereka dapat memberikan pelayanan publik, penegakan hukum, dan keamanan terbaik bagi masyarakat.
Netty adalah istri dari mantan Karorenmin Stamaops Polri Brigjen Pol Purnawirawan Puji Santosa. Dia juga pernah menjabat Kapolres Lingga dan beberapa posisi strategis di Polda Kepulauan Riau. Dua putri pasangan adalah Neysa dan Sheyna. Neysa bekerja sebagai dokter, dan Sheyna ingin menjadi insinyur teknik sipil.
Mengundurkan diri dari Polisi: Kabar mengejutkan datang pada akhir Oktober 2026. Netty mengunggah video di akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 31 Oktober 2026 malam, di mana dia menampilkan potret dirinya mengenakan seragam dinas kepolisian dengan latar belakang merah, bersama dengan pesan perpisahan, mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Polri.
Yang menarik, meskipun pengumuman baru dirilis pada akhir Oktober 2026, Netty mengungkapkan bahwa mulai 1 September 2026, dia akan berhenti mengenakan seragam dinas. Terakhir, ia menjabat sebagai Kabagrenmin (Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi) Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Pengunduran diri Netty menambah perhatian publik terhadap sosoknya, yang telah menjadi seorang polisi yang berprestasi dan vokal yang kini memilih meninggalkan lembaga yang telah membesarkannya.
Baca juga : Batu Bara Sitaan Samin Tan Dibeli Dengan Harga Rp 264 Miliar
( Red )
