Jakarta, Intr62.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk memulai operasional LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai untuk penumpang pada Agustus 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan di Stasiun MRT Bundaran HI di Jakarta, Rabu, “Mudah-mudahan, konektivitas transportasi di Jakarta akan menjadi semakin baik dalam bulan Agustus ini, dan nanti tanggalnya menyusul, LRT, Pemerintah DKI Jakarta dari Kelapa Gading atau Pegangsaan Dua sampai Manggarai.”
Dia menyatakan bahwa rute Kelapa Gading (Pegangsaan Dua)-Manggarai panjangnya 12,2 kilometer (km) dengan sebelas stasiun dan memiliki waktu tempuh 28 menit.
Baca Juga : DKI-MRT Jakarta Memperkenalkan Metode Pembayaran Nirkontak Dengan Kartu Kredit
Selanjutnya, rute baru Velodrome-Manggarai yang panjangnya 6,4 km dengan lima stasiun akan diresmikan.
Pramono kemudian menyebutkan pembangunan LRT dari Manggarai hingga Dukuh Atas, yang akan memiliki jembatan penyeberangan pedestrian deck.
Selain itu, kami sekarang mulai dengan deck pedestrian Dukuh Atas. Mudah-mudahan, ini akan meningkatkan konektivitas di Jakarta.
Setelah beroperasi secara normal, LRT Pegangsaan Dua-Manggarai diharapkan dapat menampung hingga 80.000 orang setiap hari.
Jalan raya Kelapa Gading (Pegangsaan Dua)-Manggarai dibangun dengan biaya sekitar 12,5 triliun. Seluruh proyek strategis tersebut dilakukan sepenuhnya oleh karyawan domestik.
Salah satu rute LRT Jakarta adalah Kelapa Gading (Pegangsaan Dua), Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome.
Pada Agustus 2026, lima stasiun tambahan LRT di Jakarta akan ditambahkan: Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai.
Selain itu, rencananya rute LRT dari Jakarta Velodrome ke Manggarai akan terintegrasi dengan Transjakarta, mikrotrans, dan KRL.
( Red )
