Jakarta, Intra62.com -Masyarakat kembali memperhatikan situs religius dan cagar budaya Makam (Maqom) Ki Buyut Tuan Rante, juga dikenal sebagai Syekh Akhmad atau Ki Wira Yudha. Situs bersejarah ini, yang berada di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, berdiri sejak tahun 1430 M. Ini merupakan bagian penting dari catatan Islam di wilayah Cirebon.
Juru kunci (kuncen) Makam Ki Buyut Tuan Rante, Ki Mugeni, memberikan klarifikasi jelas tentang berbagai pendapat yang beredar di masyarakat tentang status situs tersebut. Ia menegaskan bahwa situs tersebut bukanlah sekadar petilasan atau tempat singgah, berdasarkan cerita dari para sesepuh terdahulu.Menurut para sesepuh zaman dahulu, Maqom Ki Buyut Tuan Rante ini adalah makam asli dari Ki Wira Yudha atau Syekh Akhmad, bukan petilasan.”
Berharap nilai sejarahnya, yang telah berlangsung hampir enam abad, akan mendapat perhatian yang lebih besar dari masyarakat dan pihak terkait. Ditegaskan juga bahwa maqbaroh, atau kompleks makam, adalah warisan leluhur yang harus dijaga keasliannya.
Kelestarian situs ini, yang merupakan bagian dari kekayaan sejarah Kabupaten Cirebon, sangat penting untuk wisata religius dan untuk memberikan pengetahuan kepada generasi berikutnya tentang asal-usul dan perjuangan para tokoh besar di masa lalu.
Diharapkan kesadaran masyarakat dan kerja sama pemerintah daerah dalam menjaga situs cagar budaya di Kabupaten Cirebon, terutama di Kelurahan Kenanga, akan meningkat.
( Red ).
