Jakarta, Intra62.com –
Melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026, Komite Paralympic Indonesia (NPCI) Provinsi DKI Jakarta merencanakan strategi untuk meningkatkan prestasi atlet disabilitas.
Selain itu, Heri Isranto, Kepala Humas NPC Indonesia, menyatakan bahwa Rakerprov memberikan inspirasi untuk melakukan evaluasi program dan meningkatkan koordinasi organisasi.
Di Jakarta, Rabu, Heri menanggapi Ketua NPCI Senny Marbun dengan mengatakan, “Keberhasilan pembinaan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara NPCI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.”
Pada kesempatan tersebut, dia juga menekankan betapa pentingnya bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung pengembangan olahraga yang melibatkan atlet disabilitas.
Pembinaan berkelanjutan, dukungan kebijakan, penyediaan sarana dan prasarana yang terjangkau, dan dukungan anggaran yang memadai diperlukan.
Heri menyatakan, “Saya yakin atlet-atlet disabilitas DKI Jakarta mampu memberikan prestasi terbaik dan membawa kebanggaan bagi daerah dengan dukungan yang kuat.”
Dia juga percaya bahwa Jakarta memiliki potensi besar untuk menghasilkan atlet paralimpik berprestasi yang dapat berkompetisi di tingkat nasional dan internasional.
Sarana, pusat pelatihan, dan sumber daya keuangan mendukung potensi ini.
Fokus NPCI saat ini adalah rencana Asian Para Games di Jepang pada Oktober 2026.
Atlet-atlet Indonesia memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di arena Asia melalui tantangan besar ini.
Oleh karena itu, kata Heri, diharapkan kualitas pembinaan atlet terus ditingkatkan secara sistematis di seluruh wilayah, termasuk Jakarta.
Sebelumnya, atlet Paralimpiade dari Jakarta berhasil menduduki peringkat ketiga di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 di Solo, Jawa Tengah, dengan memperoleh 39 medali emas, 29 medali perak, dan 36 medali perunggu.
Atlet DKI Jakarta juga memecahkan rekor dalam tiga cabang olahraga: atletik, menembak, dan renang.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan sebesar Rp54.416.750.000 kepada semua peserta Peparnas 2024 atas prestasi tersebut.
Baca Juga : Dinas Perhubungan DKI, Jumlah Pejalan Kaki Akan Meningkat 9,74 Persen Hingga 2026.
Baca Juga : Pemprov DKI Menawarkan Bantuan Psikososial Kepada Korban Kebakaran di Kemayoran.
(Red).
