Jakarta, Intra62.com –
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah memberi prajuritnya ‘lampu hijau’ untuk menangani aksi begal, kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas.
“Tidak ada instruksi khusus dari panglima TNI untuk operasi pemberantasan begal, namun menyetujui atau mengizinkan jajaran TNI untuk melakukannya dengan prinsip kehadiran prajurit di lapangan merupakan bagian dari upaya membantu Polri,” kata Nas saat dikonfirmasi.
Menurut Nas, TNI tidak akan berpartisipasi secara langsung dalam penangkapan atau penindakan hukum hingga para pelaku diperiksa. Dia menegaskan bahwa peran TNI hanya sebatas membantu Polri dalam menjaga masyarakat dari begal.
Oleh karena itu, Nas menegaskan bahwa pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan Polri untuk mencegah tugas TNI dan Polri tumpang tindih di lapangan.
Sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, TNI dan Polri selalu berkoordinasi serta bersinergi sehingga pelaksanaannya tetap berjalan dalam koridor hukum yang berlaku, katanya.
Akhir-akhir ini, aksi begal semakin meningkat di beberapa tempat, termasuk Jakarta.
Aksi begal kerap terjadi di banyak wilayah Jakarta, salah satunya adalah Jakarta Barat.
Karena banyaknya kasus begal yang terjadi di wilayah tersebut, Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di beberapa lokasi penting.
Di Jakarta, Wali Kota Iin Mutmainnah menyatakan, “Poin pertama adalah penyediaan kamera pengawas atau CCTV di titik rawan akan disiapkan secara mandiri, dan kita akan imbau kepada seluruh komponen entitas di wilayah Jakarta Barat untuk sama-sama menambah pengamanan CCTV di area masing-masing, seperti gedung, kantor, tempat usaha, dan sebagainya.”
Selanjutnya, pihaknya secara resmi mengirimkan surat imbauan kepada semua lembaga atau tempat bisnis di wilayah Jakbar mengenai pemasangan CCTV.
Iin menyatakan, “Kami akan membuat surat imbauan sebagai implementasi dari arahan Bapak Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk menguatkan fokus pengamanan di wilayah.”
Baca Juga : BI Percaya Integrasi QRIS-JPQOR Meningkatkan Transaksi Perdagangan Antara Indonesia dan Jepang.
Baca Juga : Presiden Prabowo : Inovasi di bidang pangan dan energi, Briket Arang
(Red).
