• Fri. Apr 17th, 2026

Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Jumat Pagi, Dengan Tinggi Letusan Mencapai 1 km.

ByBunga Lestari

Mar 27, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur (Jatim), tercatat mengalami dua kali erupsi dengan tinggi letusan hingga 1.000 meter di atas puncak pada Jumat pagi.

“Erupsi pertama terjadi pada pukul 05.27 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Yadi Yuliandi dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Menurutnya, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 168 detik.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 07.47 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 mdpl. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut.

Menurutnya, seismograf mencatat erupsi dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 140 detik.

Ia mengatakan bahwa Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan bahwa masyarakat tidak boleh melakukan apa pun di wilayah tenggara Gunung Semeru, sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi (puncak), karena Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga).

Dia menyatakan bahwa masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas di luar jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di Besuk Kobokan. Ini karena awan panas dan aliran lahar dapat muncul hingga 17 kilometer dari puncak.

Dia juga menyatakan bahwa masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Masyarakat harus mewaspadai awan panas, guguran lava, dan lahar yang mungkin terjadi di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Dia menyatakan, “terutama, sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta kemungkinan lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.”

Baca Juga : Getaran erupsi 50 detik Gunung Ibu di Maluku Utara dicatat oleh Badan Geologi.

Baca Juga : Rekaman CCTV dari insiden di Gunung Sahari Diberikan Kepada Polisi oleh Transjakarta.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/