• Sat. Apr 25th, 2026

Jelang Lebaran Jaksel Pastikan Keamanan Pangan di Pasar Modern.

ByBunga Lestari

Mar 10, 2026

Jakarta, Intra62.com – Sebelum Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memastikan keamanan makanan di pasar modern Jagakarsa dan AEON Tanjung Barat.

Saat ditemui di AEON Tanjung Barat Jakarta, Selasa, Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar mengatakan, “Alhamdulillah, dari 19 jenis sampel yang diperiksa di sini, baik dari kategori makanan olahan, produk pertanian, perikanan, maupun peternakan, seluruhnya dinyatakan negatif dari zat berbahaya dan dalam kondisi baik.”

Anwar menyatakan bahwa pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bahwa keamanan pangan tetap terjaga di beberapa pasar tradisional dan modern.

Tujuannya adalah untuk menjamin semua penduduk Jakarta Selatan dapat mengonsumsi makanan yang aman dan tidak berdampak buruk pada kesehatan mereka di masa depan.

Pihak itu bekerja sama dengan BBPOM Jakarta dan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan untuk melakukan pengawasan tersebut.

Dia mengatakan, “Kami ingin memastikan bahwa orang-orang yang akan merayakan Lebaran dapat mendapatkan makanan yang sehat dan bebas dari zat berbahaya.

Karena itu, saya mengimbau kepada seluruh warga untuk lebih selektif dalam memilih makanan.” Meskipun demikian, Ridho Sosro, Kasudin KPKP Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa pengawasan keamanan pangan saat ini dilakukan di lima lokasi, atau lima target, yaitu tiga supermarket dan dua pasar tradisional.

Salah satunya adalah Transmart Cilandak, Naga Swalayan, dan Fresh Market AEON Mall, sementara Pasar Tradisional Pasar Minggu dan Pasar Tradisional Lenteng Agung merupakan pasar tradisional.

Dalam pengawasan dan uji sampel hari ini, pihaknya melalui uji sampel oleh BBPOM tidak menemukan adanya zat berbahaya dari bahan pangan komoditas pertanian, peternakan dan perikanan.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini, komoditas pangan, baik di pasar tradisional maupun pasar swalayan, terjamin keamanannya. Sehingga, masyarakat terhindar dari bahaya penyakit yang ditimbulkan oleh bahan kimia berbahaya,” ucapnya.

Kemudian, Ketua Tim Kerja Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi BBPOM di Jakarta, Evi Citraprianti menambahkan, adapun uji lab yang dilakukan untuk memastikan bahan pangan itu bebas zat berbahaya seperti pengawet sintetis (formalin, boraks), pewarna tekstil (Rhodamin B, Metanil Yellow).

“Kami tidak menemukannya hari ini, namun masyarakat juga harus melakukan pengecekan dengan melakukan Cek KLIK, Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa,” ucapnya.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/