Jakarta, Intra62.com – Untuk melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat, Presiden RI Prabowo Subianto dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin.
Kunjungan ini didampingi Presiden Prabowo oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menurut keterangan yang dikeluarkan oleh Sekretariat Presiden.
Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan antara Indonesia dan AS serta kerja sama strategis dalam berbagai bidang.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya diplomasi aktif Indonesia untuk meningkatkan posisi negara di tengah dinamika geopolitik global.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan pergi ke Amerika Serikat pada 19 Februari 2026 untuk menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik (perjanjian perdagangan timbal balik atau ART) dengan Presiden Donald Trump dan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace.
Presiden Prabowo memanggil sejumlah menteri ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Minggu (15/2) sore untuk membahas strategi Indonesia dalam menghadapi perundingan ekonomi dengan Amerika Serikat.
Dua hal yang sangat penting ditekankan: memastikan bahwa setiap posisi yang diambil Indonesia dalam perundingan ekonomi dengan negara mana pun akan menguntungkan bangsa secara keseluruhan.
Hal kedua, kolaborasi ekonomi membantu membangun industri nasional, bukan hanya jangka pendek.Presiden menegaskan bahwa kebijakan ekonomi pemerintah harus menghasilkan manfaat nyata bagi Indonesia segera.
(Red).
