• Sat. Jun 13th, 2026

Prabowo Menyatakan Bahwa Polisi Harus Tetap Menjadi Polisi Rakyat Karena Mereka Berasal Dari Rakyat.

ByBunga Lestari

Feb 13, 2026

Jakarta, Intra62.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengatakan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia lahir dari rakyat, dan karena itu harus terus menghayati perannya sebagai polisi rakyat.

Presiden Prabowo menyampaikan hal itu saat peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, pada hari Jumat.

Prabowo mengatakan, “Sebagaimana tentara Indonesia lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi tentara rakyat, begitu pula polisi kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat.” Pimpinan Polri sekarang mengikuti saran ini.

Presiden menyatakan bahwa Polri memiliki karakteristik dan kepribadian yang berbeda dari kepolisian negara lain karena dibentuk dalam perjuangan untuk kemerdekaan.

Kepala negara percaya bahwa keselamatan dan keamanan suatu negara sangat bergantung pada rasa cinta rakyatnya terhadap negara mereka.

Negara akan kuat ketika rakyatnya memiliki kepercayaan dan kecintaan kepada negara mereka.

Dalam situasi seperti ini, aparat keamanan, terutama TNI dan Polri, dipandang sebagai representasi langsung dari negara, terutama di daerah terpencil.

Keamanan dan keselamatan suatu bangsa bergantung pada cinta rakyatnya terhadap bangsanya. Prabowo mengatakan, “Rakyat cinta kepada bangsa, negara kuat. Dan polisi dan tentara adalah wujud bangsa. Yang pertama dilihat oleh rakyat di tempat terpencil, polisi dan tentara.”

Presiden juga mengakui bahwa kesadaran akan peran, sumpah, dan tanggung jawab mereka sebagai aparat negara akan mendorong TNI dan Polri untuk mempertahankan sikap dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Prabowo juga mengucapkan rasa bangga dan apresiasi atas peran TNI dan Polri dalam menjalankan fungsinya sebagai pelindung dan pengayom rakyat.

 

Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri. Dia benar-benar berterima kasih. Dia bangga.

Acara tersebut dihadiri oleh banyak menteri dan kepala lembaga, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, dan Taruna Ikrar, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/