• Thu. Jun 4th, 2026

Pemerintah Memastikan Harga Ayam Stabil Menjelang Ramadhan.

ByBunga Lestari

Feb 13, 2026

Jakarta, Intra62.com – Sebelum bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, pemerintah berusaha menjaga harga  ayam stabil dan terkendali.

Dalam pernyataan yang diberikan di Istanbul, Turki, Jumat, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda mengatakan hasil pemantauan lapangan menunjukkan bahwa pasokan aman dan harga pasar masih berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Agung menyatakan bahwa tim dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan melakukan inspeksi di Pasar Klender SS dan menemukan bahwa harga ayam berkisar antara Rp35.000 dan Rp38.000 per kilogram.

Hasil menunjukkan bahwa ada 27 penjual ayam di Pasar Klender SS yang menjual daging ayam dengan harga di bawah HAP Rp40.000 per kilogram. Agung menyatakan bahwa para pedagang mendapatkan pasokan dari rumah potong hewan unggas di wilayah Pulo Gadung.

“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh produk yang aman, sehat, utuh, dan halal dengan harga yang terjangkau, sementara pedagang tetap mendapatkan margin yang wajar, sesuai arahan Menteri Pertanian,” katanya.

Sebelum itu, Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian (Mentan) dan Kepala Badan Pangan Nasional, menyatakan bahwa pemerintah akan terus memastikan harga ayam dan telur tetap stabil di seluruh negeri.

Makanan kita aman dan cukup untuk dua bulan ke depan. Setelah mengikuti rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/2), Mentan Amran menyatakan, “Bahkan sampai Idulfitri, 11 sampai 12 bahan pokok tersedia dalam kondisi aman.”

Pemerintah berjanji akan melakukan pemantauan intensif bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha hingga Idul Fitri untuk memastikan distribusi yang lancar, stabilitas harga, dan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat.

Baca Juga : Relokasi 28 Keluarga Terkena Longsor Dilakukan Cepat Pemerintah Batang.

Baca Juga : BI Jember dan Pemerintah Kabupaten Situbondo Memperkuat Ekosistem Pengrajin Batik.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/