Jakarta, Intra62.com – Empat orang tinggal di Nagari Dalko, Ariki, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, meninggal akibat longsor. Seorang dari mereka berhasil diselamatkan oleh warga setempat pada Kamis (27/11) siang.
Satu penduduk berhasil dievakuasi dan saat ini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung, kata Camat Tanjung Raya Al Hafid.
Dia menjelaskan, “Korban langsung dibawa ke RSUD Lubuk Basung untuk perawatan intensif.”
Sementara tiga korban lainnya masih tertimbun material meninggal akibat longsor, dia menyatakan.
Saat ini, katanya, tim gabungan sedang mencari korban tanah longsor.
Akibat banjir dan longsor yang menutupi jalan dan rumah warga, kondisi di lokasi cukup memperhatikan, katanya.
Ia mengakui bahwa tanah longsor tersebut terjadi karena curah hujan yang signifikan yang melanda wilayah itu dari Rabu malam (26/11) hingga Kamis (27/11).
Banjir dan tanah longsor juga terjadi di Nagari Koto Malintang, Bayua, Tanjung Sani, Sungai Batang, dan tempat lainnya selain di Ariki.
Banjir dan longsor menyebabkan lalu lintas terganggu ke Bukittinggi.
Untuk alasan ini, ia mengimbau orang-orang untuk tetap waspada, menghindari area yang rentan terhadap longsor, dan segera mengungsi jika ada tanda-tanda pergerakan tanah.
Setelah itu, segera laporkan ke pemerintah kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam jika ada situasi darurat.
(RED).
