Jakarta, Intra62.com – Sidang Terbuka Majelis Pengukuhan lima Profesor Riset baru di Jakarta, Selasa, menetapkan kembali pengukuhan lima Profesor Riset baru oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kelima profesor riset yang dilantik memiliki keahlian yang beragam, termasuk bidang logam dan paduan, nanomaterial fungsional, penyakit menular, makanan dan zat gizi mikro, dan aplikasi penginderaan jauh, juga dikenal sebagai satelit, untuk mengeksplorasi energi dan sumber daya mineral.
Saya ingin tetap menjadi siswa yang tangguh. Di sela-sela penghargaan, Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, “Meskipun sudah profesor, meskipun sudah sampai pada puncak tertinggi gelar, yang bisa membuat kita hidup bukan gelar tersebut. Yang bisa membuat kita hidup adalah mentalitas kita sebagai seorang pembelajar.”
Arif menyatakan bahwa keadaan yang mengalami perubahan secara cepat menuntut para periset untuk terus belajar agar mereka dapat beradaptasi dengan perubahan zaman.
Menilai adaptasi dan pembelajaran sepanjang hayat yang dilakukan dengan benar dan konsisten dapat membawa Indonesia menjadi pengendali dan pemimpin perubahan.
“Maka saya harapkan pola riset ini tetap humble, rendah hati, dan tetap sebagai pembelajar sejati.” Katanya.
Arif juga menyatakan bahwa profesor riset adalah tugas untuk menjadi lebih produktif dengan karya ilmiah dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Arif Satria menyatakan bahwa lima Profesor Riset baru ini bukan akhir dari karirnya, tetapi justru menandakan adanya tugas baru untuk memberikan riset yang lebih canggih untuk menjawab berbagai masalah yang ada di Indonesia.
Baca Juga : Bulog Batam Mendistribusikan 24,58% Target Penjualan Beras SPHP.
Kelima profesor riset yang dilantik adalah Ika Kartika (kepakaran logam dan paduan), Murni Handayani (kepakaran nanomaterial fungsional), Maria Holly Herawati (kepakaran penyakit menular), Fitrah Ernawati (kepakaran makanan dan zat gizi mikro), dan Muji Susantoro (kepakaran aplikasi penginderaan jauh untuk eksplorasi energi dan sumber daya mineral).
Baca Juga : Prabowo: Upaya Jokowi Untuk Membangun RS Kardiologi Emirates Indonesia.
(Red).
