Jakarta, Intra62.com – Sumber kepresidenan Turki memberi tahu RIA Novosti bahwa saat sidang kabinet pada Senin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan membahas situasi konflik Ukraina dan meminta Moskow dan Kiev untuk melanjutkan perundingan.
Baca Juga : Xi Jinping Memuji Trump Atas Upaya Perdamaian Di Dunia Dan Kawasan.
Pada hari Sabtu, Hakan Fidan, Menteri Luar Negeri Turki, menyatakan bahwa Ankara siap menjadi tuan rumah putaran keempat negosiasi antara Rusia dan Ukraina yang akan diadakan di Istanbul.
Seorang sumber mengatakan bahwa Presiden Erdogan selalu berkonsentrasi pada penyelesaian konflik Ukraina. Rapat kabinet hari ini akan membahas situasi terbaru dan upaya untuk melanjutkan negosiasi Istanbul.
Di Istanbul, Rusia dan Ukraina telah melakukan tiga putaran melanjutkan perundingan langsung sebelumnya.
Baca Juga : Label Sponsor Terorisme AS Mengganggu Perundingan Bilateral, Kata Rusia.
Perundingan menyebabkan pertukaran tahanan. Selain itu, jenazah tentara Ukraina yang tewas dikirim oleh Rusia ke Kiev. Selain itu, kedua belah pihak membagikan draft nota kesepakatan yang berfokus pada penyelesaian konflik
Sebelum ini, Sergey Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia, menyatakan bahwa Rusia siap membicarakan aspek politik penyelesaian dengan Ukraina dan siap bekerja sama dalam format apa pun.
Namun, usulan yang diajukan oleh Rusia selama putaran ketiga perundingan dengan Ukraina di Istanbul pada Juli untuk membentuk tiga kelompok kerja untuk membahas masalah kemanusiaan, militer, dan politik yang lebih khusus belum dijawab oleh Moskow.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga menolak undangan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk berunding di Moskow.
Baca Juga : Telefon Seluler WNA Rusia Yang Tertinggal Di Taksi Ditemukan Oleh Polisi.
( Red ).
