Jakarta, Intra62.com – Pada “Jakarta Investment Festival (JIF)” 2025, Provinsi DKI Jakarta menawarkan 32 proyek dengan nilai total Rp430,9 triliun, atau kira-kira 26,9 juta dolar AS.
Di Jakarta, Kamis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto, menyatakan bahwa ini terdiri dari beberapa proyek yang ada. Yang paling banyak, infrastruktur, mendominasi nilai yang cukup signifikan.
Heru menjelaskan bahwa proyek infrastruktur menarik investor, terutama investor asing, karena jangka waktunya yang panjang dan nilai tambahnya yang unik.
Sektor properti, kawasan serbaguna (mix-used), infrastruktur olahraga, dan pengembangan berorientasi transit (TOD).
Selain itu transportasi, air bersih, pusat kreatif (creative hub), air limbah serta pembangunan urban atau perkotaan termasuk 32 proyek ini.
Catatan menunjukkan bahwa ada 25 (investor) yang melakukan peminatan. Itu cukup banyak. Heru menyatakan bahwa rata-rata berkaitan dengan infrastruktur dan juga IT. Yang pasti akan diincar adalah yang jangka panjang.
Muhammad Herizkianto, Wakil Kepala Dinas PMPTSP Provinsi DKI Jakarta, menyatakan bahwa “JIF 2025” hari ini adalah puncak dari upaya untuk melihat potensi investasi di masa depan di Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan BUMD seperti Paljaya, MRT Jakarta, Transjakarta, dan Jakarta Propertindo (Jakpro) menawarkan proyek kepada investor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta.
Kami berusaha untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan investor dari luar negeri. Selain itu, kami mengundang dua bintang internasional besar.
Baca Juga :Komisi I DPR RI Berkomitmen Untuk Mengawal Operasi Militer.
Baca Juga :Ledakan Di Nucleus Farma Bukan Akibat Bom.
( Red ).
