Jakarta, Intra62.com – Salah satu bagian dari pembuatan strategi komunikasi publik Kementerian Transmigrasi (Kementrans) adalah memberikan pengetahuan jurnalistik kepada aparatur sipil negara (ASN).
Sekretaris Jenderal Kementrans Edy Gunawan menyatakan dalam kegiatan Pelatihan Jurnalistik Batch II Kementrans di Jakarta, Selasa, bahwa “Kami akan membuat tim media yang solid dan memiliki strategi komunikasi yang kuat, mampu membaca dinamika ruang digital, dan tanggap dalam menyikapi isu-isu publik.”
Kementrans percaya bahwa tim media institusi sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi.
Karena itu, Edy menyatakan bahwa Kementrans sedang berusaha membentuk tim media yang dapat menerapkan tujuh strategi komunikasi utama.
Baca Juga :Polda Kepri Menangkap Dua Pengedar Ganja Menggunakan Teknik Penyamaran Di Batam.
Pertama, pastikan faktanya. Kementrans ingin melatih tim media untuk memberikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Kedua, ASN harus menggunakan sumber yang terpercaya karena mereka harus memahami konteks masalah dan menyajikannya dengan tepat.
Ketiga, kejelasan dan ketepatan bahasa sangat penting saat menyajikan informasi. Memahami target audiens sangat penting untuk memilih gaya bahasa yang tepat.
Keempat, packaging yang menarik Ini dapat dicapai dengan menggunakan infografis yang relevan dengan judul dan subjudul yang kuat. Kementrans berharap dapat menulis tulisan atau laporan yang sederhana namun berguna bagi masyarakat.
Kelima, kredibilitas dan keterbukaan. Tim media ditargetkan memiliki kemampuan untuk menyajikan tulisan yang berdasarkan data dan metodologi yang jelas, termasuk konten media sosial.
Keenam, mendapatkan informasi terbaru. Edy menyatakan bahwa Kementrans berusaha untuk memaksimalkan penggunaan berbagai jenis media dalam komunikasi publik, seperti video, infografis, dan siniar (podcast).
Terakhir, penilaian. Edi menyatakan bahwa Kementrans terbuka untuk masukan publik. Untuk terus memperbaiki cara Kementrans memberikan informasi publik yang tepat, kritik yang diterima akan digunakan sebagai bahan introspeksi.
( Red ).
