• Sat. May 23rd, 2026

Ijazah Jokowi Asli , Begini Kata Bareskrim Polri

ByAF

May 22, 2025
Ijazah Jokowi Asli , Begini Kata Bareskrim Polri

Jakarta , Intra62.com . Ijazah Jokowi Asli , Begini Kata Bareskrim Polri . Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menyatakan bahwa ijazah sarjana dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) adalah asli.

Menurut Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, Dirtipdum Bareskrim Polri, temuan tersebut diperoleh setelah penyelidik dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).  Bareskrim Polri memeriksa ijazah tersebut secara komprehensif.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis . Dia menyatakan, “Penyelidik mendapatkan dokumen asli ijazah bernomor 1120 atas nama Joko Widodo dengan NIM (nomor induk mahasiswa) 1681/KT Fakultas Kehutanan UGM pada tanggal 5 November 1985.”

Dia menyatakan bahwa ijazah tersebut diuji secara laboratoris menggunakan sampel pembanding dari tiga rekan Jokowi saat mereka kuliah di Fakultas Kehutanan UGM.

Bahan kertas, pengaman kertas, metode cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, dan tanda tangan rektor . Dan dekan adalah semua bagian dari pemeriksaan tersebut.

Hasilnya menunjukkan bahwa ijazah yang ditunjukkan Jokowi dan yang dibandingkan sama.

Dia menyatakan, “Dari penelitian tersebut, maka antara bukti dan pembanding adalah identik atau berasal dari satu produk yang sama.”

Skripsi yang ditulis Jokowi berjudul “Studi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis Pada Pemakaian Akhir di Kota Madya Surakarta” juga diuji oleh Dittipidum dan Puslabfor.

Brigjen Pol. Djuhandhani menyatakan, “Skripsi tersebut telah diuji Puslabfor dengan pembanding skripsi rekan-rekan senior dan junior Bapak Joko Widodo.”

Hasilnya menunjukkan bahwa mesin tik huruf pica dan elite adalah dua jenis yang digunakan untuk menulis skripsi tersebut.

Skripsi Jokowi ditulis menggunakan mesin ketik tipe pica, dan lembar pengesahan dibuat dengan teknik cetak letterpress, sehingga tulisannya tidak rata atau cekung saat diraba.

Gelar perkara

Menurutnya, “Terhadap uji labfor tersebut bersesuaian dengan keterangan pemilik percetakan saat itu . Sehingga terjawab tidak ada proses cetak menggunakan alat lain selain mesin ketik dan alat cetak tangan atau letterpress.”

Setelah mengumpulkan hasil penyelidikan, memeriksa saksi dan dokumen . Dan menyelesaikan gelar perkara, Dittipidum menyatakan bahwa tidak ada pelanggaran.

Dikenal bahwa Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), yang dipimpin oleh Eggi Sudjana, mengajukan aduan sebelumnya, yang memicu penyelidikan ini.

Adanya pengaduan masyarakat (dumas) tersebut dicatat dengan nomor Khusus/TPUA/XII/2024 pada 9 Desember 2024. Ini adalah pengaduan tentang fakta bahwa ijazah S1 Jokowi cacat secara hukum, seperti yang dilaporkan di media sosial.

Baca juga : Politik kemarin: Ijazah Jokowi dan 1000 Rumah Subsidi Untuk Wartawan

(Anisa-red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/