Jakarta, Intra62.com – Membangun kebangkitan nasional dari desa-desa, melalui penguatan teknologi, pendidikan vokasi, dan kemandirian pangan menjadikan program dari pemerintah propinsi Jawa Tengah.
“Kita harus siapkan masyarakat, dari sisi teknologi, produksi, dan daya saing. Ini kerja bersama dari desa, kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat,” ungkap Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Semarang.
Dalam upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di halaman Kantor Gubernur Jateng. Yaitu sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu menyampaikan hal itu.
Jawa Tengah harus memiliki kesiapan masyarakat menjadi kunci untuk menghadapi persaingan global dalam hal perdagangan. Teknologi, dan komunikasi yang merupakan tantangan kedepan.
Ia menyatakan bahwa Jawa Tengah berkomitmen untuk mengembangkan pelatihan berbasis sosial dan teknologi dalam upaya meningkatkan kesiap siagaan masyarakat. Terutama bagi generasi muda dan ditegaskan bahwa kebangkitan nasional saat ini harus berfokus pada masalah nyata, seperti kemandirian pangan, dan bukan sekadar simbol.
Dia menambahkan, “Kami menyiapkan lahan pertanian, memperbaiki irigasi, untuk padi dan palawija. Ini bagian dari memperkuat ketahanan pangan yang diarahkan oleh presiden.”
Dalam hal pendidikan, ia mendorong agar sekolah unggulan tersebar di kota dan kecamatan . Serta untuk membantu usaha kecil dan menengah (UMKM) bersaing di pasar nasional . Dan internasional, bahkan telah disediakan pendidikan vokasi lintas dinas.
Sudah menjadi perhatian untuk rakyat Indonesia khususnya pemuda – pemudi bangsa untuk konsen melaksanakan dan menjalankan sektor riil, seperti kemandirian pangan, harus menjadi fokus membangun kebangkitan nasional saat ini, bukan sekadar simbolik.
Baca juga : Hari Kebangkitan Nasional Diramaikan Demo Besar Mulai Pukul 12.30 WIB
(Red).
