• Sat. May 2nd, 2026

Warisan dan Pelajaran dari Ulama Sufi Syekh Muhammad Hisyam Kabbani, yang meninggal dunia pada usia 79 tahun.

ByAF

Dec 27, 2024
Warisan dan Pelajaran dari Ulama Sufi Syekh Muhammad Hisyam Kabbani, yang meninggal dunia pada usia 79 tahun.

Jakarta , Intra62.com . Dunia Islam di dunia berduka atas wafatnya ulama sufi terkenal Syekh Muhammad Hisyam Kabbani, yang meninggalkan kesan yang mendalam di dunia spiritual Islam. Syekh Kabbani meninggal dunia pada usia 79 tahun, setelah berdedikasi selama bertahun-tahun untuk menyebarkan ajaran Islam moderat dan tasawuf ke berbagai tempat di seluruh dunia.

Syekh Kabbani memiliki pengaruh yang melampaui batas budaya dan geografis dan dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam tarekat Naqsyabandiyah. Beliau dihormati bukan hanya sebagai ulama sufi, tetapi juga sebagai orang yang membantu orang berbicara tentang agama dan budaya.

Situs resmi tarekat Naqsyabandiyah mengkonfirmasi berita kepergian Syekh Kabbani.

“Beliau telah memberikan warisan yang sangat berharga bagi umat Islam di seluruh dunia,” kata pernyataan resmi tarekat tersebut.

Kehidupan Pertama dan Pendidikan Syekh Muhammad Hisyam Kabbani lahir dalam keluarga ulama di Lebanon pada tahun 1945. Beliau belajar banyak tentang agama dari ayah dan kakeknya, yang juga ulama terkenal.

Syekh Kabbani menunjukkan minat yang mendalam dalam tasawuf ketika dia masih sangat muda. Dimulai dengan bergabung dengan tarekat Naqsyabandiyah dan mendapatkan bimbingan langsung dari Syekh Nazim al-Haqqani, yang kemudian menjadi pembimbing spiritual utamanya.

Peran dalam Penyebaran Tarekat Naqsyabandiyah
Sebagai salah satu penerus utama Syekh Nazim al-Haqqani, Syekh Hisyam Kabbani berperan besar dalam memperluas pengaruh tarekat Naqsyabandiyah. Beliau mendirikan pusat-pusat spiritual di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Tenggara.

Syekh Kabbani dikenal tidak hanya sebagai ulama yang mengajarkan ilmu agama, tetapi juga sebagai tokoh yang aktif menjalin dialog antaragama. Beliau sering diundang dalam forum internasional untuk berbicara tentang pentingnya tasawuf sebagai jalan menuju perdamaian dan harmoni .

Baca juga : Kehidupan dan Ajaran Mawlana Syaikh Hisham

Kontribusi dalam Dialog Antar-agama.

Selain perannya dalam tasawuf, Syekh Kabbani aktif mempromosikan Islam moderat melalui dialog antaragama. Beliau percaya bahwa tasawuf adalah jalan yang dapat menghubungkan manusia lintas keyakinan melalui nilai cinta, kasih sayang, dan toleransi.

Melalui organisasi yang ia dirikan, seperti Naqshbandi-Haqqani Sufi Order, Syekh Kabbani berhasil menciptakan platform bagi para pemeluk agama untuk saling memahami dan bekerja sama. Kontribusi ini membuatnya dikenal sebagai salah satu tokoh Islam yang sangat dihormati di dunia internasional.

( Annis-red)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/