Riau , Intra62.com . Airlangga Hartarto Mengundurkan Diri dari Ketum Golkar, Peta Politik Pilkada 2024 Bisa Berubah, Bagaimana Pilkada Riau? . Setelah Airlangga Hartarto meninggalkan jabatannya sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar, banyak spekulasi muncul menjelang Pilkada serentak 2024. Salah satunya adalah kemungkinan surat rekomendasi dukungan Partai Golkar untuk calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun ini dapat berubah.
Menurut Tito Handoko, analis politik dari Universitas Riau, ada kemungkinan bahwa dukungan Partai Golkar terhadap kandidat paslon kepala daerah akan berubah.
Karena itu, ketua umum dan sekjen Partai Golkar telah menandatangani surat dukungan untuk paslon kepala daerah, dan dengan sendirinya pucuk pimpinan Partai Golkar telah berganti.
Sangat mungkin bahwa paslon yang sudah diumumkan sebelumnya akan berubah. Tito Handoko mengatakan kepada SabangMerauke News pada hari Minggu, 11 Agustus 2024, “Tapi kita lihat saja ke depan.”
Tito menyatakan bahwa, sebelum tahapan pendaftaran paslon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM mengenai kepengurusan baru Partai Golkar akan dikeluarkan, perubahan dalam paslon yang didukung Partai Golkar dapat terjadi. Menurut jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, pendaftaran paslon akan dimulai pada tanggal 27 Agustus hingga 29 Agustus 2024.
Baca juga :
Tito Handoko, Koordinator Corner Election FISIP Universitas Riau, menyatakan bahwa pasangan calon kepala daerah dapat berubah jika SK Menteri Hukum dan HAM tentang perubahan kepengurusan DPP Partai Golkar disahkan sebelum 27 Agustus.
DPP Partai Golkar sebelumnya menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Syamsuar-Mawardi dalam Pilkada Provinsi Riau 2024. Duet ini telah diumumkan secara publik pagi tadi di Kota Pekanbaru. Airlangga yang dikabarkan akan hadir, namun tidak dapat dilihat. Sejak Sabtu kemarin, dia telah mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari Ketum Golkar. Pasangan ini menyatakan bahwa mereka menerima restu dari Partai Golkar dan PKS, yang memiliki kekuatan 20 kursi di DPRD Provinsi Riau.
Airlangga Terimakasih ke Jokowi
Airlangga meninggalkan posisinya sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Dia mengucapkan terima kasih dan meminta maaf atas kesalahan dan kekurangan yang dia lakukan selama menjabat. Pengunduran diri Airlangga ini diumumkan kemarin pada hari Sabtu, 8 Oktober.
Pada awalnya, Airlangga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin . Serta Presiden terpilih Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.
Airlangga Hartarto mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Ma’ruf Amin. Saya juga berterima kasih kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wapres terpilih Mas Gibran Rakabuming Raka. Dito Airotedjo, Waketum Partai Golkar, telah mengkonfirmasi video tersebut. ( redx )
