Jakarta, Intra62.com – Bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo menanggapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut situasi politik Pilpres kali ini terlalu dramatis. Mengenai hal tersebut, dirinya juga memiliki gagasan ketika berbicara.
Hal itu diungkap Presiden Jokowi saat memberi sambutan di acara HUT Golkar ke-59 yang digelar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, pada Senin (6/11/2023) lalu.
Baca Juga: Jokowi Singgung Situasi Politik Saat Ini Macam Drakor
Orang nomor satu di negeri ini mendorong ke depankan, ingin politik menjadi ajang adu gagasan, bukan lagi drama Korea (drakor). Kemudian, Ganjar mengatakan semua pihak boleh berkomentar apapun yang berkaitan dengan politik negara.
“Saya setuju dengan perebutan ide. Ya tidak masalah, siapa pun boleh berkomentar apa pun. Saya setuju dengan politik ide, jadi masyarakat harus dijadikan pemilih agar tidak menggunakan cara-cara yang tidak pantas dipakai,” kata Ganjar di kantor Centre for strategic and international Studies (CSIS), Jakarta, Selasa (7/11/2023).
Mantan Gubernur Jawa Tengah ini menegaskan, dirinya setuju politik harus diisi dengan pemikiran dan gagasan.
“Jadi jangan menggunakan cara-cara yang terkesan tidak tepat. Biarlah semua orang mempunyai situasi yang sama, semua orang mempunyai sikap yang sama, mempunyai lapangan yang adil. Supaya semua punya sikap yang sama, ada lapangan bertindak yang adil, agar gagasan bisa tersampaikan. Dan kita harus jujur,” jelasnya.
Jokowi bahas kondisi politik jelang pemilu 2024 singgung soal politik drakor
“Kita sekarang sudah memasuki tahun politik, tahun pemilu, dan saya ingin kita semua sepakat bahwa dalam demokrasi, apa yang kita sebut persaingan politik adalah hal yang lumrah. Keinginan untuk menang itu wajar sekali, tapi yang harus terus kita tunjukkan adalah kualitas demokrasi,” kata Jokowi.
Jokowi kemudian menilai situasi politik saat ini sangat dramatis. Ia mengatakan bahwa perjuangan demokrasi harusnya menjadi ajang adu gagasan, bukan adu emosi. (red/intra62)
