Jakarta , Intra62.com . DPP AWDI : Habis manis sepah ditinggalkan , ini strategi dalam mengalahkan Tim AMIN . Sekjend DPP AWDI memberi tanggapan atas yag terjadi di PDIP , Jum’at ( 3/11/2023 ) .
Belakangan ini terpantau awak media intra62.com Hasto berkomentar dengan nada yang sedih dan terluka . Setelah merasa partainya di duga ditinggalkan oleh jokowi . Banyak kader akar rumput tidak percaya ini bisa terjadi . Seolah-olah jokowi pro Parbowo-Gibran .
Fenomena politik masih menjadi indikator-indikator yang memberikan wacana polarisasi politik ke depan . Belum tentu situasi ini tetap stabil , bisa saja berubah , ‘ ujar sekjend AWDI .
Dinamika Politik yang melaju sejalan dengan kepentingan politik masing-masing menjadi dua busur anak panah yang berbeda . Antara lain tim Anies – Cak Imin akan berhadapan dengan Tim Prabowo dan Tim Ganjar .
Ada indikasi sengaja Jokowi membuat skenario pilpres 2024 terjadi 2 putaran . Dengan masuk nya Cak-Imin di duga sebagai laju menghambat pergerakan anis baswedan versi Jokowi dan Tim . Namun hal ini akan terlihat saat detik detik pencoblosan nantinya . Perang urat syaraft melalui lembaga survey sebagai manifestasi brainwashing kepada masyarakat .
Masyarakat diberi wacana menu bahwa Lembaga survey seolah -olah mewakili Pilpres 2024 . sehingga nantinya kalo memang benar hasil persentase sama , itulah yang fakta dan bukan rekayasa .
Baca juga ; DPP AWDI Balham Wadja Prihatin dan Mengingatkan
Pola brainwash ini tentunya selalu dimainkan oleh tim sukses masing-masing , diharapkan memang terjadi kecemasan massal pada masyarakat .
Masyarakat sekarang sudah cerdas dalam mensikapi perubahan politik yang tiba-tiba dan terduga . Dengan strategi solah-olah bertengkar akan mempunyai daya saing yang jitu ,sehingga mampu mengalahkan tim anies-cak Imin . Karena dua kandidat capres baik prabowo ataupun Ganjar adalah sebelas dua belas yang bisa saling merapat siapa pun yang menang . Walaupun mereka kalah di capres minimal tentunya mereka akan bisa kuasai parlemen .
Perubahan politik akan selalu memberi warna sesuai dengan kepentingan mereka masing-masing . Dalam istilah politik ” tidak ada musuh abadi yang ada kepentingan abadi .” ( red )
