• Sat. May 30th, 2026

4 Hal Berbeda Orang Jawa dan Sunda , Mulai dari A – Z ?

ByAF

Jul 9, 2024
4 Hal Berbeda Orang Jawa dan Sunda , Mulai dari Asal Usul Hingga Ciri Khas Karakter

 

Jakarta , Intra62.com . 4 Hal Berbeda Orang Jawa dan Sunda , Mulai dari Asal Usul Hingga Ciri Khas Karakter . Pusat peradaban Indonesia adalah Pulau Jawa. Namun, peradaban Indonesia mungkin tidak akan berpusat lagi di Pulau ini dengan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN).

Namun, berbicara tentang Pulau Jawa menarik karena dihuni oleh dua suku bangsa yang sangat besar: Jawa dan Sunda.

Populasi dari kedua suku ini mencapai hampir 60% dari total populasi Indonesia.

Suku-suku terbesar di Indonesia ini berbeda dalam beberapa hal meskipun mereka tinggal di pulau Jawa.

Baca juga : Nama asli Subang Larang adalah Kubang Kencana Ningrum

Berikut ini, kita akan membahas perbedaan yang membedakan orang Jawa dan Sunda.

1. Asal Usul

“Yava” dalam bahasa Jawa berarti jelai atau tanaman padi-padian. Pusat peradaban orang Jawa berada di dekat gunung-gunung yang aktif, yang mengarah pada nama pulau yavadwipa, yang sekarang disebut Pulau Jawa.

Namun, nama Sunda berasal dari kata “Sund”, yang berarti bercahaya, yang menunjukkan bahwa orang Sunda memiliki kulit yang lebih putih daripada pendatang India dari Cola dan orang Jawa, tetangga mereka.

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa mayoritas orang Sunda berasal dari dataran tinggi, dan mereka biasanya memiliki kulit yang lebih terang.

2. Struktur Komunitas

Jika dibandingkan dengan masyarakat Jawa yang lebih otoriter, masyarakat Sunda jauh lebih egaliter. Bahasanya dapat dihargai.

Bahasa Sunda, yang tidak dipengaruhi oleh budaya Jawa Mataram seperti Banten, tidak memiliki struktur yang kaku, tengah, atau halus.

Ini karena budaya Keraton dan feodalisme lebih kuat di wilayah timur Jawa dibandingkan di barat.

3. KARAKTER POSITIF

Orang Jawa dikenal karena pekerja keras, bersemangat, dan cukup serius. Bangsa ini terkenal memiliki banyak karya besar, seperti membangun Kompleks Dieng, Candi Borobudur, dan Candi Prambanan, antara lain.

Selain itu, orang Jawa dianggap memiliki jejak imperialis dari Kerajaan Singasari dan Majapahit. Mereka juga dikenal karena suka hidup susah dan suka merantau.

Orang Sunda terkenal lebih banyak di dunia hiburan daripada orang Jawa karena mereka lebih santai dan humoris.

Ini pasti karena penampilan mereka yang menarik dan komedi mereka yang menyenangkan.

4. Karakter yang buruk

Salah satu stereotype negatif orang Jawa yang paling umum adalah bermuka dua dan tidak terus terang. Sejarah Jawa menunjukkan bahwa mereka mahir dalam serangan tiba-tiba dan gerilya.

Hampir semua perang, termasuk Perang Diponegoro, Perang Majapahit melawan Mongol, Perang Bubat, dan lainnya, dimulai dengan orang Jawa menyerang tanpa mengumumkan perang.

Selain itu, nenek moyang orang Jawa terkenal dengan strategi politik mereka yang rumit. Sejarah menunjukkan bahwa orang Jawa sering berperang dengan orang lain, dan mereka dianggap sebagai bangsa yang ekspansionis.

Stereotip umum tentang orang Sunda adalah malas, tidak berambisi, dan hanya mengandalkan wajah.

Dalam sejarah, kerajaan Sunda tidak terlalu ekspansionis, meskipun mereka mengambil beberapa wilayah dari orang Jawa.

Stereotip mereka yang tidak terlalu ambisius mungkin berasal dari fakta bahwa banyak orang Sunda tidak mau merantau, percaya bahwa tanah Pasundan sendiri sudah cukup bagi mereka. Selain itu, keadaan geografis di Tanah Pasundan mencegah perang antar Kadipaten.

Itulah beberapa perbedaan yang ada antara orang Jawa dan orang Sunda. Artikel ini tidak bermaksud untuk merendahkan atau merendahkan salah satu suku bangsa yang besar ini.

Bersama dengan suku lain, suku Jawa dan Sunda sekarang menjadi bagian dari Indonesia.

 

(redx)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/