• Wed. Jun 10th, 2026

1.412 Unit Terdaftar Dalam Program BSPS di Lombok Timur.

ByBunga Lestari

Jun 10, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Menurut Mudahan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), ada 1.412 unit yang terdaftar dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) anggaran 2026.

Menurut data sementara yang diterima dari aplikasi dan telah diverifikasi oleh kementerian, 1.412 unit telah diterima, sedangkan sekitar 1.900 unit masih belum. Di Lombok Timur, Rabu, Mudahan menyatakan bahwa proses ini sedang dilakukan bersama Dinas Sosial dan Disdukcapil Lombok Timur.

Ia menyatakan bahwa ada beberapa masalah yang membuat data calon penerima program belum jelas karena ada masalah dengan NIK.

Dia menyatakan bahwa beberapa orang masih bergantung pada KK orang tua mereka, meskipun mereka sudah menikah.

Selain itu, data desil 1 hingga 4 dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Indonesia (DTSEI) Dinsos dapat diakses secara langsung oleh sistem, dan jika data perlu diubah, desa harus meminta operator SIKS-NG untuk melakukannya.

Dia menambahkan, “Yang bisa mengusulkan itu dari desa. Di desa ada petugas operatornya. Dia yang input dan usulkan ke Dinas Sosial, kemudian Dinsos lanjutkan ke pusat. Di pusat, prosesnya memerlukan waktu 3-6 bulan untuk diselesaikan.”

Ia menyatakan bahwa Kementerian PUPR memiliki kuota BSPS Lombok Timur tahun ini sebanyak 1.412 unit, tetapi jumlah itu belum lengkap karena pusat tidak meluncurkan secara bersamaan.

Dia menyatakan bahwa tahap kedelapan telah diselesaikan, dan dua tahap tambahan masih ditunggu. Luncuran tahap kedelapan telah mencapai 192 unit dari APBD Lombok Timur sendiri.

 

Ia juga menyatakan bahwa Kementerian PUPR memiliki total 6.418 unit kuota BSPS untuk NTB.

Dia menyatakan, “Kami sudah 1.412 unit. Sekarang teman-teman di Balai Perumahan Kementerian melakukan verifikasi dan seleksi pendamping.”

Pihak tersebut terus bekerja sama dengan desa untuk mempercepat pembenahan data sehingga 1.900 penerima potensial yang tersisa dapat segera diproses dan diberikan kompensasi yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dia mengatakan, “Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan.”

Baca Juga : Penegakan Perda Ritel Kontemporer Didukung DPRD Lombok Tengah.

Baca Juga : Pelatihan Komcad ASN Gelombang I di Lanud Halim Ditutup KemenPAN-RB.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/