Jakarta, Intra62.com – Menurut Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), tidak ada pengurangan dana untuk membangun ekosistem riset di Indonesia.
Melalui keterangan yang diberikan di Jakarta, Kamis, dia menyatakan bahwa tidak ada pemotongan dana riset. Sebaliknya, dana tersebut meningkat.
Selain itu, wamendiktisaintek menekankan bahwa riset harus dianggap sebagai investasi daripada biaya.
Menurutnya, riset adalah kunci kemajuan ekonomi nasional. Dana riset bukan biaya, tetapi investasi.
Menurut Wamen Stella, salah satu prioritas pemerintah nasional, khususnya di bidang sains dan teknologi, adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Dia menegaskan bahwa salah satu inisiatif pemerintah adalah mendirikan Sekolah Garuda untuk menyelesaikan ketimpangan pendidikan berkualitas di Indonesia.
Baca Juga :Untuk Mempercepat Hilirisasi, Kemdiktisaintek Bekerja Sama Dengan 30 Kampus-Industri Di China.
Sekolah Garuda ini memenuhi kebutuhan anak-anak pintar kita, tetapi mereka tidak memiliki peluang. Menurutnya, sekolah-sekolah berkualitas tinggi di Indonesia sebagian besar ditujukan kepada anak-anak dari keluarga kaya, mungkin hanya di Jawa, dan mungkin tidak tersebar di daerah lain. Sekolah Garuda menangani dan memenuhi kebutuhan tersebut.
Selain itu, Stella menekankan bahwa perguruan tinggi memainkan peran penting dalam mendidik generasi muda tentang sains dan riset.
Dia berpendapat bahwa sinergi antara sekolah dan universitas akan memperkuat ekosistem riset nasional yang berfokus pada kemajuan bangsa.
Stella Christie menyatakan, “Sekolah Garuda ini merupakan inisiatif langsung Bapak Presiden untuk mempersatukan dan mensinergikan riset serta kepakaran dosen di universitas dengan pembinaan sumber daya manusia sejak SMA. Presiden ingin memberikan akses bagi anak-anak pintar di seluruh Indonesia, termasuk di Lampung Selatan, untuk mengembangkan kemampuan risetnya sejak dini.”
( Red ).
