Jakarta, Intra62.com –
Wakil Menteri Dalam Negeri RI Ribka Haluk menjamin bahwa pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Papua Pegunungan (Papeg) akan dimulai pada tahun 2026.
Saat ini, pembangunan kantor gubernur, DPR, dan MRP di KIPP Papua Pegunungan berada di tahap rancang bangun detail engineering (DAD). Saat meninjau KIPP Papua Pegunungan di Kebun Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Gunung Susu, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya, Jumat, Wamendagri RI Ribka Haluk menyatakan bahwa jika semua berjalan baik, maka tahun ini bisa segera dimulai.
Dia menyatakan bahwa pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), berkomitmen untuk membangun kantor pemerintahan Papua Pegunungan, MRP, dan DPR di KIPP.
Dari semua daerah otonomi baru (DOB), hanya Papua Pegunungan yang belum memiliki kantor pemerintahan. Setelah semua hal baik-baik saja, pemerintah pusat berkonsentrasi pada hal ini untuk segera diselesaikan tahun ini.
Dia menjelaskan bahwa John Tabo-Ones Pahabol, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan, dan timnya telah menyiapkan semua persyaratan dan kriteria yang diperlukan untuk memulai proses pembangunan KIPP Papua Pegunungan.
“Bapak gubernur, wakil gubernur, sekda, dan jajaran telah menyiapkan semua persyaratan dan telah memenuhi syarat, dan saat ini memasuki tahap DAD,” katanya.
“Setelah DAD beres, pihak atau kementerian teknis yang akan ditugaskan adalah Kementerian PU untuk segera mengeksekusi lapangan supaya KIPP Papua Pegunungan segera dikerjakan dalam tahun ini,” katanya.
Di lokasi KIPP di Kebun Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Gunung Susu, Distrik Harapan Jaya, Papua Pegunungan, Ribka Haluk hadir bersama Penjabat Sekretaris Daerah (Pj) Papua Pegunungan Wasuok D Siep, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Papua Pegunungan Tunggul Wijaya Panggabean, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Pegunungan Elai Giban, dan beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah
Baca Juga : Wamendagri Menyatakan Bahwa Emas Penyumbang Terbesar Inflasi.
(Red).
