Jakarta, Intra62.com –
Untuk menjaga kelancaran arus selama pemeliharaan jalan di ruas Tol Jakarta-Cikampek, PT Jasa Marga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan rekayasa “kontraflow” situasional.
Dalam pernyataannya di Karawang, Jawa Barat, Jumat, Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas kontraflow digunakan sesuai keputusan kepolisian.
Di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, “kontraflow” digunakan dari KM 23 hingga KM 28 menuju Cikampek sejak pukul 06.56 WIB.
Ia menyatakan bahwa sebagai tindakan pencegahan terhadap peningkatan volume lalu lintas, rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung pekerjaan pemeliharaan jalan di KM 28+175 arah Cikampek yang telah dimulai sejak Kamis (7/5).
Dia menyatakan bahwa untuk memastikan mobilitas pengguna jalan tetap terjaga, penggunaan “kontraflow” dilakukan secara situasional dengan keputusan dan kolaborasi pihak kepolisian.
Pemberlakuan “kontraflow” ini adalah jenis rekayasa lalu lintas yang membantu arus kendaraan berjalan lancar dan membantu pemeliharaan jalan di Jalan Tol Jakarta–Cikampek yang sedang berlangsung.
Dia menyatakan, “Untuk menjaga distribusi arus kendaraan tetap lancar sejak pagi hari, rekayasa lalu lintas kontraflow kembali diberlakukan lebih awal pada hari ini berdasarkan hasil evaluasi kondisi lalu lintas dan perkembangan pekerjaan di lapangan sejak kemarin.”
Ia menyatakan bahwa JTT terus memberikan informasi terkini kepada pengguna jalan melalui evaluasi berkala kondisi lalu lintas dan kemajuan pekerjaan pemeliharaan jalan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pemeliharaan berjalan dengan baik sambil mempertahankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan.
Selain mengatur lalu lintas, JTT juga mengoptimalkan pemantauan kondisi arus kendaraan melalui CCTV dan menyiagakan petugas di lapangan untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan lancar dan tetap memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan.
Selama penanganan jalan dan rekayasa lalu lintas, Pihak Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan.
Selain itu, JTT berterima kasih kepada pengguna jalan atas kesabaran dan kesadaran mereka dalam membantu kelancaran lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
JTT menyarankan pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, mematuhi rambu dan arahan petugas, dan memastikan bahwa mereka memiliki cukup saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan.
Baca Juga : Menbud Mengingat Jasa KH Samanhudi, Seorang Tokoh Pergerakan Nasional.
Baca Juga : Jasa Marga Laporkan 157.909 Kendaraan , H-10 Sudah Tinggalkan Jabotabek
(Red).
