Jakarta , Intra62.com . Puan : Fadli harus Jelaskan Hari Kebudayaan Sama dengan Ultah Presiden Prabowo. Ketua DPR RI, meminta Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan tentang penetapan Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober. Yang bertepatan dengan hari lahir Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam menanggapi perdebatan yang muncul di masyarakat tentang keputusan Menteri Kebudayaan tersebut, Puan menyampaikan permintaan tersebut.
Dalam konferensi pers yang diadakan pada Selasa (15/7/2025) di Gedung DPR RI, Jakarta, Puan menyatakan, “Kami akan meminta Menteri Kebudayaan melalui Komisi X untuk menerangkan dan menjelaskan dasar dan argumentasinya terkait hal tersebut.”
Karena kebudayaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia, lintas generasi dan golongan, penetapan Hari Kebudayaan tidak boleh dilakukan secara eksklusif atau secara pribadi.
Puan tegas mengatakan, “Kebudayaan adalah milik seluruh rakyat, lintas generasi. Jadi jangan sampai itu bersifat inklusif atau eksklusif tanpa dasar.”
Meminta Penjelasan
Supaya keputusan tersebut tidak menimbulkan perdebatan yang berlarut-larut di masyarakat, Puan, kami berharap Menteri Kebudayaan memberikan klarifikasi yang tepat.
Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, “Semoga Menteri Kebudayaan bisa menjelaskan sebaik-baiknya sehingga tidak menimbulkan polemik.”
Kementerian Kebudayaan menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional. Memperkuat posisi kebudayaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara disebut sebagai momentum dari pencapaian ini.
Namun, beberapa orang mengkritik keputusan ini karena dianggap sarat kepentingan politik karena tanggal tersebut bertepatan dengan ulang tahun Prabowo Subianto, Presiden Terpilih.
Baca juga : Deklarasi Strategis Bidang kebudayaan Antara Indonesia – Prancis, Begini Kata Presiden Prabowo
(Anisa-red)
